TribunLampung/

Alasan Setya Novanto Mangkir dari Panggilan KPK

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengaku menerima surat yang ditandatangani langsung oleh ketua DPR RI, Setya Novanto

Alasan Setya Novanto Mangkir dari Panggilan KPK
Tribunnews.com
Setya Novanto. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengaku menerima surat yang ditandatangani langsung oleh ketua DPR RI, Setya Novanto.

Baca: Ini Yang Janggal dari Kecelakaan Maut Xenia Ditumpangi Pelajar Terbalik di Tegineneng

Baca: Fotonya Digunakan Orang Untuk Gaet Cewek di Facebook, Viki Sebut Sugeng Orang Kedua

Surat terkait ketidakhadiran Setya Novanto atas panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi di kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo (ASS), Direktur Utama PT Quadra Solution, Senin 13 November 2017.

"Pagi ini, KPK menerima surat terkait dengan ketidakhadiran Setya Novanto sebagai saksi untuk ASS. Surat itu dengan kop DPR RI dan ditandatangani Ketua DPR," ujar Febri.

Febri mengatakan alasan yang digunakan Setya Novanto ialah terkait izin presiden.

Dimana apabila KPK ingin memeriksanya harus seizin Presiden Jokowi.

Diketahui, KPK kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka melalui konferensi pers pada Jumat 10 November 2017.

Penetapan ini adalah kali kedua karena sebelumnya status tersangka Setya Novanto sempat gugur lantaran menang melawan KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Selama proses penyidikan sebelum menetapkan Setya Novanto, penyidik telah memanggil sebanyak dua kali yakni 13 dan 18 Oktober 2017 namun tidak hadir karena alasan tugas kenegaraan.

Halaman
12
Editor: Safruddin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help