TribunLampung/

Forum Otomotif Lampung Minta Dukungan Polisi dalam Tertib Lalu Lintas

Forum Otomotif Lampung Mintang Dukungan Polisi dalam Tertib Lalu Lintas .. . . . .

Forum Otomotif Lampung Minta Dukungan Polisi dalam Tertib Lalu Lintas
Kapolda Lampung salam komando 

Laporan Reporter Tribun Lampung Yoga Noldy Perdana

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG – Forum Otomotif Lampung Mintang Dukungan Polisi dalam Tertib Lalu Lintas 

Apel besar Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung bersama ribuan komunitas otomotif  roda dua maupun roda empat se-Provinsi Lampung diikuti dengan penyerahan sirene, lampu rotator dan strobo oleh masing-masing perwakilan komunitas.

Apel besar ini juga menandai  berakhirnya Operasi Zebra Krakatau 2017 di Lapangan Korpri, Senin 13 November 2017.

Ketua Umum Forum Otomotif Lampung Riga Irfansyah mengatakan, pihaknya secara simbolis pada acara tersebut menyerahkan sebanyak 5 buah strobo dan secara keseluruhan akan menyerahkan total sebanyak 30an baik Lampu sirine, Strobo, maupun lampu rotator.

Kapolda Lampung salam komando
Kapolda Lampung salam komando dengan perwakilan komunitas otomotif 

 “Penutupan operasi zebra ini diikuti  sekitar kira 50-an club mobil perwakilan dari FOL sendiri,  dan kita juga melakukan penyerahan strobo secara sukarela dari komunitas-komunitas mobil yang tergabung di FOL.  Tadi acaranya itu terdiri dari apel pembacaan ikrar  dari perwakilan Dirlantas, hiburan musik, pembagian stiker, penyerahan Strobo secara simbolis, dan konvoi,”ujar Riga.

Mengenai peraturan atas larangan untuk penggunaan lampu sirine, rotator, maupun strobe, pihaknya mulai kini tidak akan lagi menggunakan peralatan tersebut. Dirinya menyambut baik dan mendukung  larangan menggunakan peralatan  tersebut.

Komunitas motor dan mobil
Komunitas motor dan mobil saat apel besar di Lapangan Korpri 

 “Jadi  mulai saat ini kita gak pakai peralatan itu lagi di komunitas kita, dan dari pihak kepolisian pun sudah menganjurkan kepada komunitas,  bahwasanya setiap komunitas ketika ingin mengadakan kegiatan yang bersifat resmi, maka bisa berkoordinasi kepada kepolisian Dirlantas untuk peminjamaan atau penggunaan Patwal,” utur Riga.

 “Di FOL sendiri kita punya beberapa aturan terkait tata cara mengemudi dijalan khususnya ketika berkonvoi itu maksimal rombongan kendaraan 10 mobil per rombongan konvoi jadi tidak terlalu panjang dan tidak mengganggu pengguna jalan lain,” tuturnya.

Riga berharap kepolisian juga bisa men-support penuh kepada para komunitas jika pihaknya ada acara atau kegiatan-kegiatan yang membutuhkan pengawalan jalan.

Penulis: Yoga Noldy Perdana
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help