TribunLampung/

Rumah Makan Dikelola Anak Putus Sekolah Nyaris Bangkrut Gara-gara Orang Kaya Bayar Tak Pantas

Rumah Makan Dikelola Anak Putus Sekolah Nyaris Bangkrut Gara-gara Orang Kaya Bayar Tak Pantas

Rumah Makan Dikelola Anak Putus Sekolah Nyaris Bangkrut Gara-gara Orang Kaya Bayar Tak Pantas
Tribun Jateng
Siswa sekolah kader desa Brilian tunjukkan ikan Sidat yang dibudidayakan di kolam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANYUMAS - Rumah Makan yang dikelola anak putus sekolah nyaris bangkrut gara-gara orang kaya hanya bayar dengan harga tak pantas.

Promo rumah makan Kampung Sidat yang dikelola Sekolah Kader Desa Brilian di desa Singasari Karanglewas pada awal tahun 2017 silam begitu menggiurkan.

Baca: (VIDEO) Pulang Apel Malam Minggu, Dua Sepupu Tewas Jatuh dari Jembatan Gantung di Tanggamus

Masyarakat kala itu dipersilakan makan dengan lauk beragam olahan Sidat, mulai Sidat bakar, Sidat Lombok Ijo hingga Sidat Bakar.

Seporsi menu Sidat yang biasanya dihargai Rp 35 ribu kali ini dipatok harga alias seikhlasnya.

Sejak promo itu dirilis, setiap hari, rumah makan di tengah kebun itu sesak didatangi orang yang ingin menjajal menu langka itu.

Mereka banyak datang berombongan menggunakan mobil. Tampilan mereka tentu saja jauh dari kesan orang susah.

Mereka juga memesan banyak menu olahan Sidat tanpa perhitungan.

Pengelola Sekolah Kader Desa Brilian Muhammad Adib mengasumsikan, meski tak dipatok harga, pelanggan akan membayar makanan yang dilahapnya dengan nominal pantas.

Syukur, bayaran seikhlasnya dari mereka melebihi harga normal di hari biasa.

Halaman
1234
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help