TribunLampung/

Marak Dugaan Jual Beli SK TKS, Apa Reaksi Plt Bupati Samsul Hadi?

Marak Dugaan Jual Beli SK TKS, Apa Reaksi Plt Bupati Samsul Hadi? Hal itu disampaikan dalam sidang paripurna jawaban kepala daerah

Marak Dugaan Jual Beli SK TKS, Apa Reaksi Plt Bupati Samsul Hadi?

Laporan wartawan Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Plt Bupati Tanggamus Samsul Hadi bantah adanya jual beli surat keputusan (SK) pengangkatan TKS.

Hal itu disampaikan dalam sidang paripurna jawaban kepala daerah atas pandangan fraksi untuk rancangan APBD 2018 yang hanya dihadiri 16 anggota dewan.

Baca: Kenyang Makan Siang Pasutri Ini Kaget Motornya tak Ada di Parkiran Masjid

Baca: Pelajar SMA di Deliserdang Tewas Dibacok, Pelaku Diduga Sempat Dibuatkan Kopi

"Menanggapi hal itu, kami sampaikan bahwa isu tersebut tidak benar dan tidak ada pengaduan terkait hal itu," kata Samsul, Rabu (15/11/2017).

Berdasarkan data yang ada, kebutuhan formasi pegawai pada tahun 2017 sebanyak 13.711 orang, sementara jumlah PNS yang tersedia 6.036 orang. Di sisi lain penerimaan CPNS masih terkendala moratorium.

Kemudian rekrutmen TKS juga karena adanya tujuh organisasi perangkat daerah (OPD) baru dan adanya peningkatan status puskesmas dari rawat jalan ke rawat inap.

Pada sidang paripurna sebelumnya dengan agenda penyampaian rancangan APBD Tanggamus tahun anggaran 2018 ada beberapa fraksi menyampaikan pandangan umum.

Salah satunya Fraksi Demokrat yang dibacakan Hajin M Umar, meminta klarifikasi terkait rekrutment TKS sebanyak 614 orang di tahun 2017 dan adanya jual beli TKS baik melewati legislatif maupun eksekutif.

"Jika merupakan program pengentasan pengangguran bukan perekrutan TKS tapi harus mendorong majunya kegiatan perekonomian, pertanian, jasa, dan lainnya," ujar Hajin. (tri yulianto)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help