TribunLampung/

Hati-hati Jika Ada Tawaran Jual Mobil Murah, Bisa Jadi Bagian dari Sindikat Mobil Bodong

Hati-hati jika ada tawaran jual mobil murah di medsos, bisa jadi bagian dari sindikat.

Hati-hati Jika Ada Tawaran Jual Mobil Murah, Bisa Jadi Bagian dari Sindikat Mobil Bodong
TRIBUN/HERUDIN
ILUSTRASI MOBIL BODONG - Satuan polisi lalu lintas (satlantas) Polres Jakarta Utara mengamankan tujuh unit mobil mewah yang diduga tidak dilengkapi surat izin resmi alias mobil bodong, termasuk diantaranya Lotus Evora (B 5 YAM) dan Marcedes Benz CLA 200 (B 306 VAN), Kamis (28/5/2015). Selain dua sedan berharga milyaran rupiah tersebut, Satlantas Polres Jakarta Utara juga mengamankan sebuah Toyota Harrier, Mitsubishi Pajero Sport serta 3 unit Ford Ranger. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Hati-hati jika ada tawaran jual mobil murah di medsos, bisa jadi bagian dari sindikat.

Baca: Mengerikan, Jenazah Wanita Depok Ini Digerogoti 11 Ekor Anjing Peliharaanya

Baca: Truk Menerobos, Jembatan Bailey Ambruk-Lintas Barat Sumatera pun Lumpuh

Tim Resmob Polres Jakarta Utara meringkus dua tersangka jual beli kendaraan "bodong" atau tanpa surat-surat di media sosial.

Penangkapan dilakukan di restoran cepat saji McDonald Jalan Raya Sunter Jakarta Utara, Rabu (22/11/2017) setelah petugas berpura-pura menjadi pembeli.

Kedua pelaku, Nusyahnan (22) dan Panji Arip (28), diamankan berikut barang bukti satu unit Daihatsu Grandmax B 1664 SGY tahun produksi 2012.

"Para pelaku menawarkan kendaraan tersebut seharga Rp 30 juta jauh dari harga pasar, serta tidak ada kelengkapan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor). Saat ini terus dilakukan pendalaman," ucap Kompol Sungkono, Kasubbag Humas Polres Jakarta Utara, Kamis (23/11/2017).

Proses penangkapan kedua pelaku bermula dari kecurigaan petugas melihat postingan di sosial media mengenai penjualan mobil tersebut.

Pasalnya harga yang ditawarkan sangat murah.

Petugas kemudian berpura-pura menjadi pembeli yang berminat membeli mobil tersebut.

Halaman
12
Editor: Safruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help