Pamit Ingin Main, Gadis Ini Ternyata Nginap Bareng Pacarnya Hotel, Inilah yang Terjadi Kemudian

Pamit Ingin Main, Gadis Ini Ternyata Nginap Bareng Pacarnya Hotel, Inilah yang Terjadi Kemudian

Pamit Ingin Main, Gadis Ini Ternyata Nginap Bareng Pacarnya Hotel, Inilah yang Terjadi Kemudian
ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polres Lampung Barat (Lambar) mengamankan Sahbeni (27), warga Pekon Kembahang, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lambar, Provinsi Lampung

Beni ditangkap lantaran diduga telah membawa lari dan juga mencabuli anak di bawah umur.

Korban diketahui bernama Bunga, bukan nama sebenarnya, merupakan seorang warga Balik Bukit, Kabupaten Lambar.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lambar AKP Rizal Effendi menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka, berawal polisi menerima laporan dari orangtua Bunga (korban).

Kepada polisi, orangtua korban mengaku jika putrinya telah digagahi seorang pria, yang dikenali anaknya, terang Rizal kepada Tribunlampung.co.id, Jumat, 24 November 2017, malam

Menurut Rizal, laporan tersebut tertuang dalam laporan polisi No. Pol : LP/565/ XI/ 2017/POLDA LPG/ RES LAMBAR/ SPKT, tertanggal, 19 November 2017.

Terungkapnya kasus ini, setelah orangtua korban, curiga karena anaknya tidak pulang kerumah selama beberapa hari, saat itu putrinya hanya pamitan pergi ke rumah temannya, bilangnya.

Pristiwa tersebut berawal pada Selasa, 13 November 2017, sekitar pukul 18.30 Wib, korban berpamitan pergi hendak bermain, karena ingin ke rumah temannya dan sampai malam korban tidak kunjung pulang kerumah.

Kemudian ponsel milik korban tidak bisa dihubungi selama pergi tersebut.

Setelah beberapa hari orangtua korban menghubungi Bunga, akhirnya tersambung dan bisa berkomunikasi.

"Selanjutnya orangtua bersama kerabat korban menjemput Bunga di salah satu rumah makan di daerah Sumber Jaya, Lambar, lalu Bunga diajak kembali pulang kerumah," bilangnya.

Setelah sampai di rumah, tutur Rizal, pihak keluarga curiga dengan menghilangnya bunga selama beberapa hari.

"Melalui pendekatan dan diajak ngobrol secara baik-baik, akhirnya Bunga menceritakan atas peristiwa yang telah dialamimya," kata Rizal menirukan ucapan orangtua korban.

Selama pelarian bersama tersangka, Bunga mengaku menginap bersama tersangka di sebuah lokasi penginapan, yang terletak di Pekon Padang Cahya Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat.

"Dan selama pelarian, tersangka sudah beberapa menggagahi korban dan layaknya berhubungan seperti sepasang suami-istri," pungkasnya.

Penulis: Muhammad Heriza
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help