TribunLampung/

AHM Terima Anugerah Pendidikan dari Kemenag RI

PT Astra Honda Motor (AHM) mendapatkan penghargaan dari Kementerian Agama Republik Indonesia

AHM Terima Anugerah Pendidikan dari Kemenag RI
Ist
AHM Terima Anugerah Pendidikan dari Kemenag RI 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SERPONG - PT Astra Honda Motor (AHM) mendapatkan penghargaan dari Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai perusahaan yang memiliki kepedulian besar terhadap dunia pendidikan. Penghargaan ini diberikan dalam kategori dunia usaha/industri.

Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin memberikan langsung penghargaan ini dalam acara Apresiasi Pendidikan Islam 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang Selatan, pada Kamis 23 November 2017.

Baca: (VIDEO) Kiki The Potter Lebarkan Sayap Bisnis Ikan di Kedaung

Apresiasi Pendidikan Islam ini sendiri merupakan bagian dari Pameran Pendidikan Islam International atau International Islamic Education Expo (IIEE) 2017. Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin dalam rilis, Jumat (24/11) mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih atas penghargaan yang diberikan.

"Apresiasi ini akan menjadi pemicu bagi kami untuk semakin meningkatkan komitmen kami di bidang pendidikan, khususnya vokasi industri agar mampu
menciptakan “link and match” antara dunia usaha dan industri, termasuk bagi siswa madrasah di Tanah Air,” jelasnya.

Baca: Ini yang Terjadi Saat Manusia Purba Jadi Seleb Dadakan di Mal Boemi Kedaton

Untuk diketahui, dalam bidang pendidikan, AHM mengembangkan progran Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Astra Honda yang kini diimplementasikan di 662 SMK mitra binaan. Program ini menyiapkan tenaga muda terampil yang siap bersaing memasuki dunia usaha dan industri.

Selain itu, AHM juga mengelola program AHM Best Student untuk mengapresiasi siswa terpilih yang berprestasi melalui sebuah kompetisi yang dapat membekali siswa mewujudkan mimpi mereka. Secara berkesinambungan, AHM juga memberikan pelatihan safety riding kepada siswa agar lebih terampil, patuh rambu lalu lintas dan tidak membahayakan pengguna jalan lain. (ana/*)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help