TribunLampung/

Gawat! Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Tanggamus Meningkat 90 Persen

Gawat! Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Tanggamus Meningkat 90 Persen

Gawat! Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Tanggamus Meningkat 90 Persen
Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto
Pelaksana Tugas Bupati Tanggamus Samsul Hadi saat kukuhkan 1.000 relawan mangrove di lapangan SUPM Way Gelang, Kota Agung Barat, Rabu, 29 November 2017. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTAAGUNG - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tanggamus, Samsul Hadi menyatakan ancaman bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tanggamus meningkat 90 persen sejak 14 tahun terakhir.

Bencana hidrometeorologi merupakan bencana yang dipengaruhi oleh faktor cuaca seperti banjir, longsor dan puting beliung.

Baca: Gara-gara Agnes Monica, Netizen Indonesia dan Malaysia Ribut Sampai Bilang Begini

Hal itu seiring perubahan iklim global, kerusakan lingkungan yang masif akibat penurunan daya dukung, dan daya tampung lingkungan.

Maka mencegahnya hijaukan lagi lingkungan dari pantai, daratan, dan pengunungan.

"Ayo lestarikan pantai dengan gotong royong, bersihkan lingkungan, menanam mangrove untuk cegah risiko bencana," ujar Samsul saat kukuhkan 1.000 relawan mangrove di lapangan SUPM Way Gelang, Kota Agung Barat, Rabu, 29 November 2017.

Gerakan tanam mangrove libatkan semua pihak yang berbasis masyarakat.

Tujuannya mewujudkan komunitas yang kelola lingkungan, kurangi risiko bencana, meningkatkan kualitas hidup, cegah kerugian materi.

Untuk itu di Tanggamus dicanangkan sekolah laut, berisi penjagaan lingkungan pantai, siaga bencana, penanaman mangrove.

Sebab tanaman itu datangkan berbagai manfaat dan cegah bencana akibat hidrometeorologi.

Penulis: Tri Yulianto
Editor: wakos reza gautama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help