Kuliner Lampung - Rasakan Nikmatnya Seruput Luwak Arabica di Wood Stairs Cafe

Kuliner Lampung - Rasakan Nikmatnya Seruput Luwak Arabica di Wood Stairs Cafe

Kuliner Lampung - Rasakan Nikmatnya Seruput Luwak Arabica di Wood Stairs Cafe
Tribunlampung.co.id/ Yoga Noldy Perdana
Luwak Arabika ala wood stairs cafe 

Laporan Reporter Tribun Lampung Yoga Noldy Perdana

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG -  Bagi pecinta kopi tentunya familiar dengan yang namanya kopi luwak.

Jenis kopi yang dinobatkan sebagai biji kopi termahal didunia ini, berasal dari hasil proses fermentasi alami di dalam saluran pencernaan hewan luwak (sejenis musang), yang kemudian dikeluarkan dan ikut pada kotoran luwak  dan selanjutnya biji kopi tersebut dibersihkan dan diproses menjadi minuman kopi.

Baca: Heboh Panggung Reuni 212 Roboh, Ini Penjelasan Novel Bamukmin

Tribun Lampung menyambangi salah satu tempat yang menyediakan minuman kopi luwak yaitu di Wood Stairs Cafe yang berada di Jalan Jalan Urip Sumoharjo Nomor 204, Wayhalim, Kota Bandar Lampung.

Disini terdapat menu minuman kopi yang dinamakan Luwak Arabika. Tribun berkesempatan mencicipi minuman tersebut yang dibuat dengan metode seduh Syphon.

Syphon sendiri merupakan salah satu alat atau metode peracikan kopi yang memiliki bentuk seperti tabung kimia.

Susunannya antara lain cover (penutup mangkuk atas), upper bowl (mangkuk bagian atas), lower bowl (mangkuk bagian bawah), stand (penahan), filter (penyaring) dan measuring spoon (sendok takaran).

 Sedangkan bagian untuk pemanasnya ada alcohol lamp yang terdiri dari tutup burner, windbreak, alcohol burner (pembakar spirtus), dan alcohol lamp holder.

Pada seruputan awal terasa sangat kuat sekali citarasa kopi arabika yang terkesan asam namun terdapat rasa pahit pula yang menjadi satu tetapi dalam kadar yang soft atau pas di lidah.

Head Bar Wood Stairs Cafe, Nanang Mulyana mengatakan Luwak Arabika d itempatnya memiliki karakter full body dan memiliki after taste yang exelent yang meninggalkan kesan rasa asam kepahit-pahitan seperti cokelat.

Baca: Stuntman-nya Bersimbah Darah, Demian Malah Tebar Senyum ke Penonton tapi Ada yang Janggal

“Karena biji kopinya sendiri berjenis arabika, memang taste nya lebih dominan pada rasa khas asamnya, namun kelebihannya disini ketika kita mencicipinya terdapat juga kesan rasa pahit seperti kopi robusta yang tipis. Arabika Luwak ini merupakan menu varian baru kita juga yang baru dijajakan pada bulan November 2017 ini.”ujarnya.

Untuk dapat menikmati segelas kopi Luwak Arabika dengan metode Syphon tersebut, pengunjung cukup merogoh kocek seharga Rp 30.000.

Penulis: Yoga Noldy Perdana
Editor: wakos reza gautama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help