TribunLampung/

Kesaksian Warga Rangai Tritunggal saat Ombak Terjang Rumah Mereka: Saya Lari Selamatkan Diri

Kesaksian Warga Rangai Tritunggal saat Ombak Terjang Rumah Mereka . . . ..

Kesaksian Warga Rangai Tritunggal saat Ombak Terjang Rumah Mereka: Saya Lari Selamatkan Diri
Tribunlampung.co.id/Yoga Noldy Perdana
Suasana di tenda pengungsian di Desa Rangai, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Minggu, 3 Desember 2017. Warga mengungsi karena rumahnya hancur akibat terjangan ombak 

Laporan Reporter Tribun Lampung Yoga Noldy Perdana

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGSELATAN – Kesedihan mendalam, terlihat pada wajah puluhan warga Desa Rangai Tritunggal, Dusun Rangai Barat, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Minggu, 3 Desember 2017.

Mereka kini harus berada di tenda pengungsian.

Baca: Sambut Kelahiran Calon Anak Pertamanya, Sandra Dewi Sudah Belikan Rumah Mewah

Pada saat Tribun Lampung datang ke tenda pengungsian, para ibu-ibunya ada yang sedang memasak dan menyiapkan makanan.

Lalu anak-anak ada yang sedang bermain di sekitaran tenda yang berukuran kurang lebih  6X14 meter tersebut.

Total 14 rumah warga Rangai Barat yang rumahnya luluh lantak oleh hantaman ombak Badai Dahlia pada Kamis sore, 30 November 2017 lalu.

Salah satu warga Dusun Rangai Barat yang Tribun Lampung temui, Elya Rosita (42) mengatakan bahwa akibat dari bencana badai Dahlia tersebut, sebagian rumahnya hancur terutama usaha warung yang ada di rumahnya.

 “Mata pencaharian suami saya nelayan. Saya sendiri buka warung di rumah, namun warung saya hancur terutama isi dagangannya terbawa arus,”ujarnya.

Elya menceritakan, ketika sore hari sebelum kejadian, dirinya tidak curiga sama sekali akan adanya bencana tersebut.

Halaman
123
Penulis: Yoga Noldy Perdana
Editor: wakos reza gautama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help