TribunLampung/

Desa Tertinggal Ini Diutus Pemkab Lamsel Ikut Lomba Kesrak PKK-KB-Kesehatan tingkat Provinsi

Desa Tertinggal Ini Diutus Pemkab Lamsel Ikut Lomba Kesrak PKK-KB-Kesehatan tingkat Provinsi

Desa Tertinggal Ini Diutus Pemkab Lamsel Ikut Lomba Kesrak PKK-KB-Kesehatan tingkat Provinsi

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Desa Pisang, Kecamatan Penengahan menjadi wakil  Lampung Selatan pada lomba Kesrak PKK-KB-Kesehatan tingkat Provinsi Lampung. Tim penilai dari Provinsi Lampung yang dipimpin oleh Ahmad Syaifullah  datang melakukan penilaian, Rabu (6/12).

Baca: Timnas Indonesia Gagal Raih Trofi Aceh World Solidarity Cup 2017 Usai Dibungkam Kirgistan 0-1

Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan mengatakan, Desa Pisang selama ini dikenal sebagai salah satu desa tertinggal dari 260 desa yang ada di  Lampung Selatan. Dipilihnya desa Pisang menjadi tantangan untuk terus berbenah.

 “Selama ini yang kita tampilkan yang terbaik, seperti di Kecamatan Candipuro dan Ketapang kemarin saya nilai itu sudah bagus dan baik semua tetapi semuanya kandas. Maka kali ini saya tidak merayu dewan juri, saya serahkan semuanya kepada dewan juri saja. Karena lomba yang benar yang real itu merubah sesuatu yang tidak ada menjadi ada,” ujar Zainudin.

Baca: Trending Youtube - Mahfud MD Ceramahi Abu Janda, Ustaz Felix, dan Eggi Sudjana

Dalam kesempatan itu dirinya juga berharap, masyarakat Desa Pisang bersama-sama menjalin kekompakan membangun daerahnya agar lebih baik dan maju lagi. Sehingga kedepan, Desa Pisang dapat menjadi desa yang bersih, aman, dan sejahtera.

“Alhamdulillah sekarang Desa pisang ini sudah berubah 360 derajat, jalannya dilorong lorong sudah cor beton semua, jalan yang agak lebar sudah di khotmix semua. Untuk itu bukan juara yang paling utama tetapi bagaimana kedepan Desa Pisang tampil di depan dan lebih maju,” kata Zainudin.

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help