TribunLampung/

Lonjakan Pembelian Tiket Natal dan Tahun Baru Diprediksi Terjadi Pada Hari Ibu

Libur Natal dan tahun baru sudah didepan mata. Masyarakat pun mulai banyak yang membeli tiket pesawat untuk berlibur

Lonjakan Pembelian Tiket Natal dan Tahun Baru Diprediksi Terjadi Pada Hari Ibu

Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Kinanti

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Libur Natal dan tahun baru sudah didepan mata. Masyarakat pun mulai banyak yang membeli tiket pesawat untuk berlibur. Kebanyakan mereka membeli untuk tanggal 22 Desember 2017

General Manager PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Tanjung Karang Gatot Rijadi mengatakan, untuk liburan natal dan tahun baru, masyarakat mulai banyak membeli tiket tanggal 22-30 Desember 2017. Hingga saat ini keterisian pesawat semua rute pada tanggal tersebut sudah 45-50 persen.

Baca: Tampannya Anak Tukul Arwana, Jabat Kasatlantas Probolinggo di Usia Muda

"Prediksi saya, keterisian pesawat baru akan penuh 2-3 hari sebelum Natal dan tahun baru. Sebab yang saya lihat kebanyakan karakter masyarakat membeli tiket pesawat kalau sudah mepet. Kalau masih jauh-jauh hari seperti saat ini mereka masih belum membeli," kata Gatot, (6/12).

Kondisi yang sama terjadi di Sriwijaya Air. Market Analys Sriwijaya Air Lampung Arnold menuturkan, masyarakat mulai banyak membeli tiket di maskapai ini tanggal 22 dan 29 Desember 2017.

Baca: Lahirkan Anak Kedua, Titi Kamal - Christian Sugiono Banjir Ucapan Selamat

Hingga saat ini keterisian pesawat di tanggal 22 Desember 2017 untuk tujuan Yogyakarta 61 persen, Surabaya 49 persen, dan Jakarta 20-40 persen. Kemudian tanggal 29 Desember 2017, tujuan Yogyakarta 50 persen, Jakarta 20-40 persen, dan Surabaya 14 persen.

Lain halnya dengan Xpressair. Hingga saat ini belum banyak masyarakat yang memesan tiket di maskapai ini. Hal ini terlihat dari keterisian pesawat ke semua rute masih normal. Menurut Station Supervisor Xpressair Lampung M. Suhardi, diprediksi keterisian pesawat baru akan penuh 3 hari sebelum natal dan tahun baru.

Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help