TribunLampung/

Usai Kecelakaan 4 Gajah Way Kambas Bisa Dipulangkan

Usai Kecelakaan 4 Gajah Way Kambas Bisa Dipulangkan. Empat ekor gajah latih Way Kambas akhirnya jadi dipulangkan dari Pekon Sedayu

Usai Kecelakaan 4 Gajah Way Kambas Bisa Dipulangkan

Laporan wartawan Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Empat ekor gajah latih Way Kambas akhirnya jadi dipulangkan dari Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka menuju Way Kambas.

Pemulangan sempat tertunda akibat truk pengangkut dua gajah alami blong rem lalu terguling di jalinbar ruas Sedayu. Akibatnya dua gajah bernama Indra dan Berry terluka.

Baca: Polda Lampung Peringkat 3 Anugerah Keterbukaan Informasi Se-Lampung

Menurut Kasatlantas Tanggamus AKP Sopyan, peristiwa itu akibat truk pengangkut blog rem. Lalu pada ruas jalan letter S, truk nopol BE 9293 AC terguling, sehingga truk dan gajah yang diangkutnya terguling.

"Truk oleng saat menurun. Lalu truk out control dan akhirnya terguling," kata Sopyan, Rabu 6 November 2017.

Usai kecelakaan kedua gajah diistirahatkan di lapangan Sedayu menunggu truk pengganti, sambil mengobati luka yang dialami. Untuk gajah bernama Indra luka lecet pada pangkal belalai, dan paha kaki belakang.

Sedangkan Berry alami lecet agak banyak, hampir di sekucur tubuh. Bahkan informasi didapat, Berry menangis akibat musibah itu, bahkan kakinya sempat pincang saat dievakuasi. Berry diberi infus, sebagai upaya pengobatan, ditambah obat lainnya untuk luka lecet.

Musibah yang dialami Berry dan Indra, bisa dikatakan derita lanjutan. Sebab empat gajah Way Kambas terpaksa dipulangkan karena kondisinya sakit dan keletihan saat dilibatkan penggiringan gajah liar kelompok Talang Bamban.

Semula empat ekor gajah tersebut akan dipinjam dua bulan, namun baru dua pekan sudah dipulangkan. Keputusan pemulangan setelah Pemkab Tanggamus, TNBBS dan WWF rapat bersama.

Dasarnya adalah kondisi kesehatan empat gajah latih, daripada mengalami kondisi lebih buruk lagi maka dipulangkan untuk dirawat. Sebab perawatan kesehatan di lapangan terbatas. (tri yulianto)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help