TribunLampung/

Yerusalem Ibukota Israel, Begini Reaksi Keras Presiden Jokowi Tentang Keputusan Donald Trump

Yerusalem ibukota Israel, begini reaksi keras Presiden Jokowi tentang keputusan Donald Trump.

Yerusalem Ibukota Israel, Begini Reaksi Keras Presiden Jokowi Tentang Keputusan Donald Trump
AFP PHOTO / ANTHONY WALLACE
Presiden Joko Widodo berbicara saat menemui tenaga kerja Indonesia (TKI) di Asia World Expo Ground, Hongkong, Minggu (30/4/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA -Yerusalem ibukota Israel, begini sikap keras Presiden Jokowi tentang keputusan Donald Trump.

Baca: Denny Siregar, Garang di Sosmed Melempem di Televisi-Kini Terbully

Baca: Lihat Tas Syahrini Selalu Diisi Segepok Uang-Peruntukannya Bikin Terkejut

Presiden Jokowi menyerukan agar Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan PBB segera membahas keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Jokowi menilai, keputusan ini melanggar berbagai resolusi PBB.

Dalam pernyataan pers di Istana Bogor, Kamis (7/12), Presiden Joko Widodo menyebut pengakuan sepihak melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB,dia mana AS merupakan salah satu anggota tetap.

"Pengakuan bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia," kata Jokowi,

Jokowi dan Donald Trump
Jokowi dan Donald Trump (INSTAGRAM)

Ia juga menyerukan PBB dan OKI untuk segera membahas dan menentukan sikap. "Saya akan datang sendiri ke sidang OKI itu," katanya.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Charles Honoris berpendapat, langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, membahayakan proses perdamaian di Timur Tengah.

"Pengakuan Trump atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel membahayakan proses perdamaian di Timur Tengah yang sudah diupayakan selama puluhan tahun," ujar Charles melalui keterangan pers, Kamis (7/12/2017).

Halaman
12
Editor: Safruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help