Astaga, Guru Ngaji Ini Lakukan Hal Tak Senonoh Kepada Muridnya di Kebun Singkong

MN yang merupakan guru ngaji diwilayah Lambu Kibang itu diduga melakukan aksi asusila terhadap muridnya.

Astaga, Guru Ngaji Ini Lakukan Hal Tak Senonoh Kepada Muridnya di Kebun Singkong
Tribunlampung/Endra
Guru ngaji ditangkap 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Petugas Polsek Lambu Kibang, Kabupaten Tulangbawang Barat menangkap MN (30), terduga pelaku pencabulan dan pemerkosaan  anak dibawah umur.

MN yang merupakan guru ngaji diwilayah Lambu Kibang itu diduga melakukan aksi asusila terhadap muridnya.

Baca: Wali Band Siap Hentak Kalianda Malam Ini

Kapolsek Lambu Kibang AKP Fredy Aprisa Putra Parina mewakili Kapolres Tuba AKBP Raswanto Hadiwibowo mengatakan, pihaknya menerima satu laporan kasus pemerkosaan dan dua kasus pencabulan dari para korban yang diduga dilakukan tersangka MN.

"Dari laporan yang kami terima, kasus dugaan perkosaan terjadi di kebun singkong di Tiyuh Kibang Budi Jaya Kecamatan Lambu Kibang," terang Fredy kepada Tribun, Minggu (10/12).

Baca: Gugat Cerai Suami, Gracia Indri Ungkap Perangai Buruk David Noah Hingga Soal Nafkah

Mantan Kasatnarkoba Polres Lampung Barat itu mengatakan, tersangka MN ditangkap petugas Polsek Lambu Kibang hari Sabtu (09/12) sekitar jam 19.00 WIB di Kampung Purwo Agung, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan.

"Jadi tersangka ini usai melakukan aksi pemerkosaan salah satu korbannya langsung kabur ke Way Kanan. Sudah satu bulan rupanya korban kabur," papar Fredy.

Dia mengatakan, pelaku ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 152 / XII / 2017 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek Kibang tanggal 09 Desember 2017, tentang tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur dengan korban LA (13) yang berstatus pelajar, warga Tiyuh Pagar Jaya Kecamatan Lambu Kibang.

Aksi pencabulan dan perkosaan yang diduga dilakukan MN terhadap LA terjadi pada hari Rabu (08/11) sekitar pukul 18.30 WIB.

"Korban baru melapor ke Polsek Lambu Kibang hari Sabtu (09/12) siang, sekita satu bulan setelah kejadian," tandas Fredy. (endra)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help