TribunLampung/

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto Anulir Keputusan Mutasi 16 Perwira TNI di Era Jenderal Gatot

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menganulir rotasi sejumlah perwira tinggi yang sebelumnya diputuskan oleh Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto Anulir Keputusan Mutasi 16 Perwira  TNI di Era Jenderal Gatot
Tribunnews.com/Istimewa - KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menganulir rotasi sejumlah perwira tinggi yang sebelumnya diputuskan oleh Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di akhir masa jabatannya.

Seperti dikutip dari KompasTV, Marsekal Hadi menganulir rotasi jabatan terhadap 16 perwira tinggi TNI termasuk posisi pangkostrad.

Dianulirnya pemberhentian Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi secara otomatis berdampak pada beberapa jabatan lain di jajaran TNI AD.

Di antaranya posisi Mayjen Sudirman yang diproyeksikan menggantikan Edy sebagai pangkostrad.

Mayjen Sudirman akhirnya tetap menjabat sebagai asisten operasional kepala staf TNI Angkatan Darat.

Baca: Kejaran dan Teriakan Sang Ibu, Berhasil Gagalkan Penculikan Anak di Mal

Baca: Tragis! Dampak Kematian Jonghyun SHINee, Banyak Shawol Dikabarkan Bunuh Diri.

Sebelum mengakhiri masa jabatan sebagai Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meyakini dirinya tak melanggar etika dengan melakukan rotasi terhadap 85 perwira tinggi.

Menurut dia, proses rotasi sudah melalui sejumlah tahapan dan tingkatan yang legalitasnya sudah sesuai dengan prosedur.

Surat rotasi tersebut juga diteken oleh dirinya bersama tiga kepala staf pada 4 Desember 2017, sebelum pihak Istana memberi kabar soal penunjukan KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI.

Halaman
12
Editor: Safruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help