TribunLampung/

Travel

Wisata Lampung - Plesiran ke Tanjung Setia, Surganya Para Peselancar dan Traveler

Pantai Tanjung Setia, menjadi destinasi favorit dan incaran bagi para peselancar dunia loh!.

Wisata Lampung - Plesiran ke Tanjung Setia, Surganya Para Peselancar dan Traveler
Tribunlampung/Dennish
Tanjung Setia 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dennish Prasetya

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sudah menjadi rahasia umum kalau Lampung punya banyak pantai yang indah dan memesona. Bahkan salah satu pantai di Lampung, yakni Pantai Tanjung Setia, menjadi destinasi favorit dan incaran bagi para peselancar dunia loh!.

Baca: Kernet Bus Ini Nekat Jalani Bisnis Haram, Alasan Dibaliknya Mengejutkan

Ombak tinggi tanpa terputus dan datang silih berganti adalah alasan mengapa banyak peselancar betah berlama-lama menghabiskan waktu untuk bergulat dengan ombak di pantai ini. Kamu tertarik ke sana?

Pantai Tanjung Setia
Pantai Tanjung Setia (Tribunlampung/Dennish)

Baca: Muncul ke Publik, Ini Pangakuan Sunu Matta Soal Gosip Nikah Siri dengan Umi Pipik

Alasan Datang ke Pantai Tanjung Setia

Pantai Tanjung Setia ini merupakan rumah bagi semua pelancar yang ingin menikmati ombak yang tepat untuk berselancar. Pantai Tanjung Setia berada di jalur arus besar Samudera Hindia, hal ini menjadikan ombaknya cukup stabil. Biasanya, pantai ini akan ramai dikunjungi wisatawan pada awal dan pertengahan tahun, karena ombaknya yang sedang berada dalam keadaan terbaik.

Ombak pantai ini akan mencapai ketinggian tertinggi di sekitar bulan April hingga Agustus. Pada waktu tertentu, ombaknya bisa mencapai tinggi 7-10 meter, dengan panjang mencapai 200 meter.

Nggak heran kalau ombak di pantai ini juga disebut sebagai ombak terbaik di dunia bagi para peselancar dari semua negara. Pada tanggal 15-20 April 2017 lalu, kejuaraan Surfing International Krui Pro 2017 dihelat di pantai ini loh.

Selain melakukan selancar, kamu juga bisa melakukan aktivitas snorkeling atau diving. Nggak hanya itu, menikmati sunsetataupun sunrise di atas hamparan pasir putih juga sayang untuk dilewatkan.

Karena lokasinya yang terpencil dan jauh dari ibu kota Bandar lampung yakni di wilayah Krui, Lampung Barat akses menuju pantai ini membutuhkan waktu sekitar 6-8 jam dari pusat Kota Bandarlampung, dengan jarak sekitar 273 km bila dilihat dari peta. Sudah tersedia angkutan umum untuk menuju pantai ini. Kamu bisa naik bus Krui Putra dari terminal Rajabasa dan langsung turun di pantai. Ongkos yang harus kamu keluarkan pun relatif murah loh hanya sekitar Rp 50 ribu-60 ribu. Nah, kalau kamu ingin naik travel, kamu hanya butuh merogoh kocek sekitar Rp 80 ribu.

Buat kamu yang datang dari luar daerah Lampung, jangan khawatir untuk mendapatkan tempat penginapan ya. Karena disini sudah lumayan banyak warga setempat yang menyediakan tempat menginap, dengan fasilitas lengkap, dan pastinya nyaman dan harga yang bersahabat. Harga penginapan yang ditawarkan sekitar Rp 100.000 hingga Rp 250.000 aja per malam.

Ada pula losmen, cottage, hingga hotel. Kamu juga nggak perlu khawatir soal makanan dan minuman, untuk makanan internasional biasanya disediakan oleh pihak hotel. Banyak pula warung di sekitar pantai yang menjual makanan ringan dan kuliner tradisional. Kamu juga bisa menyewa peralatan surfing.

Penulis: dennish prasetya
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help