Petani Bawang Binaan PT Santori di Lampung Tengah Tutup Tahun dengan Panen

Petani bawang mitra PT Santosa Agrindo (SANTORI), anak usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA),

Petani Bawang Binaan PT Santori di Lampung Tengah Tutup Tahun dengan Panen
ist
petani bawang binaan Santori 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Petani bawang mitra PT Santosa Agrindo (SANTORI), anak usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA), menutup tahun 2017 dengan panen bawang di lahan milik mereka.

Setelah melalui program pendampingan selama beberapa bulan terakhir para petani bawang binaan Santori bekerjasama dengan Universitas Lampung tersebut berhasil panen bawang merah hasil budidaya mereka.

Baca: Ibu Ini Jual Ginjal dan Si Pria Janji Bayar Rp 350 Juta, Faktanya Diberi Segini

Head of Social Investment Japfa R. Artsanti Alif mengatakan, panen ini merupakan pijakan pertama bagi Santori untuk mendukung kegiatan ekonomi berbasis agribisnis di sekitar lokasi usaha.

"Program Bawang Merah Anak Tuha ini merupakan bagian dari program investasi sosial Japfa dengan pendekatan berkelanjutan," jelasnya dalam rilis, Jumat, 22 Desember 2017.

Menggandeng Universitas Negeri Lampung, Santori mendampingi petani-petani di sekitar lokasi usaha untuk membudidayakan bawang merah sebagai produk unggulan.

Hal tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan tidak hanya kepada masyarakat tetapi juga program pemerintah pusat ataupun daerah untuk swasembada bawang merah.

“Melalui program ini harapannya akan muncul petani-petani bawang merah baru yang memiliki tidak hanya pengalaman budidaya tetapi juga pengetahuan yang mumpuni terkait budidaya dan penanganan penyakit,” imbuhnya.

Panen perdana petani mitra bawang Santori tersebut dilaksanakan di salah satu lahan petani mitra, Pak Badar, yang merupakan ketua dari kelompok petani penerima manfaat program di sekitar lokasi usaha PT Santosa Agrindo yang bertempat di Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

Ditambahkan oleh Head of Unit Feedlot Bekri Santori Zamzam Qudaruddin, program ini merupakan salah satu bentuk upaya Santori untuk memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitar lokasi usahanya.

“Hal tersebut senada dengan prinsip usaha JAPFA untuk berkembang untuk kesejahteraan bersama,” jelasnya.

Baca: Tio Pakusadewo Diciduk Polisi Kasus Narkoba

Lebih lanjut Zamzam menjelaskan, program bawang merah Anak Tuha, Lampung Tengah, tersebut merupakan salah satu bentuk usaha Santori untuk memanfaatkan pupuk kandang yang menjadi hasil sampingan kegiatan usaha.

“Melalui program ini kami ingin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pupuk kandang hasil sampingan usaha penggemukan sapi. Pemanfaatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan juga menunjukkan komitmen perusahaan untuk mengimplementasikan sustainable feedlot," tutupnya.

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help