Yuk Coba Naik Ketinting, Perahu Ramping Khas Lampung yang Lincah Menerjang Ombak dan Angin di Lautan

Ketinting bukanlah perahu yang besar, namun kelincahannya menerjang ombak dan angin di lautan tidak perlu diragukan lagi

Yuk Coba Naik Ketinting, Perahu Ramping Khas Lampung yang Lincah Menerjang Ombak dan Angin di Lautan
instagram/teluk_kiluan
Ketinting 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -- Ketinting bukanlah perahu yang besar, namun kelincahannya menerjang ombak dan angin di lautan tidak perlu diragukan lagi.

Ketinting merupakan perahu tradisional nelayan lampung yang telah lama digunakan untuk melaut mencari ikan.

Nelayan di Teluk Kiluan tidak saja pandai memburu ikan dengan perahu lincah ini namun juga mahir membuat perahu dengan bahan kayu lumas atau kayu tabo yang ada di sekitar mereka.

Menariknya kayu tersebut adalah bongkahan utuh yang dilubangi dan diserut sehingga menjadi bagian lambung perahu.

Baca: Viral, Wanita di Israel Melahirkan Anak ke-20 di Usia 42 Tahun

Perahu ini biasanya dibuat oleh keluarga nelayang di pesisir Lampung yang membutuhkan waktu tiga bulan untuk proses pembuatan.

Bentuk Ketinting

Ketinting bentuknya ramping dan dilengkapi cadik (katir) yang berfungsi sebagai penangkal ombak besar dan menyeimbangkan perahu agar tetap melaju kencang.

Perahu ketinting memiliki bentuk mirip mahkota siger khas lampung dengan kedua ujung lancip melengkung unik.

Ukuran panjang perahu ini sekira 11 meter dan lebar 60 centimeter, biasanya makin panjang dan lebar perahu maka makin mahal harganya.

Halaman
12
Penulis: Rika Apriyanti
Editor: Rika Apriyanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help