Derita Penyakit Langka, Bayi Keyza Butuh Uluran Tangan untuk Transplantasi Hati

Keyza harus menerima kenyataan bahwa dia dianogsa astresia bilier, penyakit 1:10000 dari bayi yang ada.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung/Hanif
Derita Penyakit Langka, Bayi Keyza Butuh Uluran Tangan untuk Transplantasi Hati 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Semakin hari perut Keyza Adifa semakin membesar, sebelumnya lingkar perut bayi perempuan yang lahir 10 Juli 2017 lalu ini hanya 45cm, tetapi dalam hitungan hari saja saat ini mencapai 49cm.

Keadaan ini bukan tanpa sebab, Keyza harus menerima kenyataan bahwa dia dianogsa astresia bilier, penyakit 1:10000 dari bayi yang ada. Dan Ini merupakan kondisi langka dimana adanya penyumbatan empedu yang menyebabkan fungsi hatinya rusak dan limpanya membengkak.

Baca: Pertamina Jamin Pasokan Gas Elpiji 3 Kg Hingga Awal Tahun di Pringsewu Aman

Baca: Wanita Misterius Dilaporkan Berjalan ke Laut Dini Hari, Tim SAR Binggung, Ini yang Mereka Temukan

Meski demikian, bukan berarti Keyza tidak punya kesempatan kedua untuk melihat indahnya dunia. Untuk menyelamatkan jiwanya maka segera mungkin dilakukan operasi transpanlasi hati, dengan kisaran biaya mencapai Rp 1 Milyar.

Bayi Keyza Adifa
Bayi Keyza Adifa (Tribunlampung/Hanif)

Ibunda Keyza, Erni catur wulandari, sempat tidak percaya dengan apa yang menimpa anak keduanya ini. Karena sebelum umur tiga bulan, Keyza selalu ceria, tidak pernah rewel dan minum susu yang banyak.

"Sampai akhirnya kami periksa dan dokter menyadari ada hal aneh pada diri Keyza jadi kami harus bolak-balik untuk lakukan tes, dan kesimpulannya Key harus dirujuk ke RSCM Jakarta untuk transplatasi hati," ujar wanita yang berasal dari Jl. Ki Agus Anang No. 28, Ketapang, Panjang, Bandar Lampung, Rabu 27 Desember 2017.

Bayi Keyza Adifa
Bayi Keyza Adifa (Tribunlampung/Hanif)

Erni menuturkan, Keyza sendiri lahir di Palembang, karena memang pekerjaan suaminya ada di Palembang. Namun karena musibah menimpa Keyza maka sekeluarga kembali ke kampung halaman di Panjang.

"Ya kami bingung, karena transplatasi itu biayanya mencapai Rp 1 miliar, dan kami bingung uang dari mana sebanyak itu, akhirnya kami ke Lampung sambil menunggu BPJS keyza keluar dan surat rujukan dr rumah sakit Muhammad Hosein (rumah sakit Key dirawat saat di Palembang) keluar," tutur Erni.

Sampai akhirnya kedua orang tua Keyza menjual semua yang bisa dijadikan Keyza untuk berobat. Memang Erni mengaku tidak mendapat seberapa, lantaran barang-barang yang dimilikinya dijual cepat.

"Gak seberapa, yang penting bisa menjadi pegangan biaya hidup sekeluarga di Jakarta dan untuk keperluan Keyza di RSCM Jakarta," katanya.

Erni pun mengatakan saat ini Keyza ditangani secara instensif oleh dokter RSCM Jakarta. Dan saat ini hati serta limpa Keyza semakin membesar, dokter khawatir adanya cairan.

"Kami tidak bisa berbuat apa-apa, kami hanya berdoa menunggu keajaiban dan iringan bantuan demi mendapat hati untuk Keyza," tutupnya dengan sesenggukan.

Agar Keyza terus terpantau, maka orang tua Keyza membuatkan akun intragram untuk putrinya tersebut dengan akun @keyzaadifa.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved