TribunLampung/

Travel

Wisata Lampung - Keren, Ada Masjid di Atas Awan di Lampung Barat

Masjid ini memang tidak terlalu besar. Namun, ornamennya sangat bagus. Tempatnya pun nyaman dan bersih untuk salat.

Wisata Lampung - Keren, Ada Masjid di Atas Awan di Lampung Barat
Tribunlampung/Dennish
Masjid Jami Amnatul Jannah 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dennish Prasetya

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMBAR - Ruas jalan Liwa (Lampung Barat) hingga Bukit Kemuning (Lampung Utara) yang naik-turun dan dengan beberapa kelokan tajam, acap membuat para pemakai jalan cepat lelah.

Untuk melepas lelah dan menghilangkan ketegangan, para pemakai jalan (terutama dengan mobil pribadi dan sepeda motor) sering beristirahat di Rest Area Bumi Skala Brak yang berada di sebuah puncak bukit.

Baca: Gubernur Lampung Ridho: Lampung Peringkat Empat Surplus Ketahanan Pangan

Kalau Anda melintasi jalan tersebut dan sudah saatnya waktu salat, ada baiknya Anda singgah untuk saalat di Masjid Jami Amnatul Jannah yang berada tepat di samping rest area.

Masjid Jami Amnatul Jannah
Masjid Jami Amnatul Jannah (Tribunlampung/Dennish)

Baca: Derita Penyakit Langka, Bayi Keyza Butuh Uluran Tangan untuk Transplantasi Hati

Masjid ini memang tidak terlalu besar. Namun, ornamennya sangat bagus. Tempatnya pun nyaman dan bersih untuk salat. Anda juga bisa melepas lelah di bagian belakang masjid, sambil menyapukan pandangan mata ke arah bebukitan di sekitar masjid.

Jika Anda ingin ngopi atau minum es, Anda tinggal berjalan beberapa meter. Di halaman masjid itu ada beberapa kios yang menyediakan kopi, teh, dan aneka minuman lainnya.

Selain dijadikan tempat rest area tempat ini juga cocok untuk Anda yang hobi berswafoto karena jika kita pandai mengambil sport di masjid ini kita akan seolah-olah seperti di masjid di atas awan dengan pemandangan yang begitu indah dan menarik

Untuk Anda yang ingin menuju ke sini membutuhkan waktu sekiranya 5 hingga 6 jam dari kota Bandar Lampung namun selamanya perjalanan itu semuanya akan terbayar semuanya dengan pemandangan yang sangat indah.

Penulis: dennish prasetya
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help