TribunLampung/

Gara-gara Cangkul, Nenek dan Cucu Temukan Ini

Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Utara masih menyelidiki penemuan jasad bayi

Gara-gara Cangkul, Nenek dan Cucu Temukan Ini
wereblog
Bayi diduga dibuang. 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG ANUNG BAYUARDI

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Utara masih menyelidiki penemuan jasad bayi di Desa Candimas, Kecamatan Abung Selatan. Jasad bayi yang dikubur di bawah pohon tersebut diduga dibuang orangtuanya.
"Kami masih menyelidiki pelaku serta motif dugaan pembuangan bayi ini," kata Kasat Reskrim Polres Lampura Ajun Komisaris Syahrial melalui ponsel, Selasa (2/1).
Syahrial menjelaskan, bayi tersebut diperkirakan berusia 24 minggu atau 6 bulan. Jenis kelaminnya laki-laki. Saat ditemukan, jasad bayi itu dalam kondisi mengenaskan.
Orang yang pertama kali menemukan jasad bayi ini adalah Nur Hasanah dan cucunya, Jefri. Awalnya, Nur hendak mencuci pakaian di belakang rumah.
"Saksi melihat cangkul yang biasanya berada di dekat dapur, sudah pindah ke halaman belakang rumah, di bawah pohon jati," beber Syahrial.
Ketika hendak mengambil cangkul, Nur melihat ada gundukan tanah yang sebelumnya tidak ada. Ia kemudian memanggil cucunya, Jefri.
"Gundukan tanah lalu dibongkar. Ditemukan mayat bayi yang dikubur sedalam 10 cm. Anggota langsung ke lokasi setelah mendapatkan informasi," ujar Syahrial.
Bagian Identifikasi Sat Reskrim Polres Lampura telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Jasad bayi dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Ryacudu, Kotabumi, untuk pemeriksaan. (ang)

Penulis: anung bayuardi
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help