Asal-usul Pebalap Top Valentino Rossi Pakai Nomor 46

Kecintaan Valentino Rossi pada dunia balap sepeda motor sudah tertanam sejak kecil. Pada tahun 1992, sang ayah membelikan motocross mini.

Asal-usul Pebalap Top Valentino Rossi Pakai Nomor 46
MOTOGP.COM
Pebalap Movistar Yamaha MotoGP asal Italia, Valentino Rossi, memacu motornya pada sesi latihan bebas kedua GP Perancis di Sirkuit Le Mans, Jumat (19/5/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kecintaan Valentino Rossi pada dunia balap sepeda motor sudah tertanam sejak kecil. Pada tahun 1992, sang ayah membelikan motocross mini. Berawal dari situlah, Rossi mulai belajar balapan.

Meskipun pernah dianggap sebelah mata oleh guru di sekolahnya karena selalu ikut balap motor, tetapi hasil yang diraih The Doctor hingga kini sangatlah luar biasa. Selain kemampuan dan pengalaman, faktor keberuntungan juga kerap berpihak kepadanya.

Keberuntungan itu disebut-sebut lantaran Rossi menggunakan nomor 46 ketika berbalap ria. Mengutip buku "Rossi Sang Legenda" karya Michel Turco, nomor 46 ternyata adalah nomor yang dipakai ayahnya ketika memenangkan Grand Prix pertama pada tahun 1979.

Baca juga: Rahasia Hidup Valentino Rossi Ada di Buku Ini

Rossi pertama mengenakan nomor 46 ketika ikutan balapan pocket bike pada tahun 1991 di Italia. Ayah Rossi, Graziano Rossi, adalah anak seorang perajin mebel. Ia lahir di Pesaro, 14 Maret 1954. Kota itu dikenal melahirkan banyak pebalap motor kelas dunia, sekaligus tempat pabrik Benelli berdiri.

Sang ayah juga pebalap yang cukup ternama pada zamannya. Kemenangan pertama diraih pada tahun 1979, di mana Graziano meraihnya pada kejuaraan dunia kategori 250 di Sirkuit Rijeka Yugoslavia.

Setelah itu, Graziano kembali menjadi juara pada dua balapan pada tahun yang sama. Dengan Morbidelli 250 yang dicap nomor 46. Namun sayang, kecelakaan mobil pada Januari 1980 menghentikan kariernya sebagai pebalap motor kelas wahid. Ia mengalami cedera cukup parah.

Inilah asal usul Valentino Rossi yang kini pebalap tim Movistar Yamaha, memilih nomor 46: sama dengan angka yang digunakan oleh sang ayah ketika dahulu balapan motor.

Editor: yoso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved