Penggigit Kapolsek Kedaton Dikira Bawa Sabu, tapi Ternyata Ini

Namun, setelah Ditpropam dan Ditresnarkoba Polda Lampung melakukan uji sampel, barang bukti itu ternyata bukanlah narkoba.

Penggigit Kapolsek Kedaton Dikira Bawa Sabu, tapi Ternyata Ini
tribunlampung
Inilah barang bukti yang disita dari oknum anggota Polres Pesawaran Brigadir Kepala Ramdhani Kurniyawansyah. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Muhammad Heriza

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Masih ingat kasus oknum polisi yang buat onar, lalu gigit jari dan ketiak Kapolsek Kedaton Komisaris Bismark? Dari tangan anggota Polres Pesawaran Brigadir Kepala Ramdhani Kurniyawansyah itu, polisi menyita barang bukti yang diduga sabu.

Namun, setelah Ditpropam dan Ditresnarkoba Polda Lampung melakukan uji sampel, barang bukti itu ternyata bukanlah narkoba. "Barang itu bukan sabu-sabu, tapi sejenis tawas," kata Kepala Bidang Propama Polda Lampung Komisaris Besar Hendra Supriatna di Mapolda Lampung, Rabu (3/1/2018).

Baca: Dipukuli dan Digigit Oleh Oknum Polisi Mabuk, Kapolsek Kedaton Bismark Mengaku Ikhlas

Lalu kenapa Ramdhani membawa tawas? Hendra menjelaskan, Ramdhani bertugas di Satnarkoba Polres Pesawaran. Tawas tersebut dibawanya sebagai bahan penyelidikan.

Ramdhani awalnya ribut dengan seorang waria di pos satpam Perumahan Villa Mutiara, Jalan Bumi Manti, Kelurahan Kampung Baru Raya, Kecamatan Labuhan Ratu, Rabu (20/12) dini hari.

Baca: Oknum Polres Pesawaran yang Gigit Kapolsek Kedaton Ternyata Miliki Barang Yang Mengagetkan

Saat itu, Kapolsek Kedaton Komisaris Bismark yang berusaha melerai justru digigit oleh Ramdhani. Setelah Ramdhani diamankan, petugas mendapati sejumlah barang bukti. Antara lain paket sabu-sabu seberat 6 gram.

Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit mobil Toyota Avanza warna abu-abu BE 2772 NF, 1 unit senjata api jenis V2, 2 buah peluru revolver, dan 10 butir peluru V2. (*)

Penulis: Muhammad Heriza
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help