PLN Sebut Kelistrikan Sudah Normal

PT PLN Distribusi Lampung menyebut kondisi kelistrikan di Lampung sudah normal mulai Kamis (4/1/2018).

PLN Sebut Kelistrikan Sudah Normal
tribunlampung/dodi
Pemadaman listrik (ilustrasi). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Achmad Solihin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pasca pemadaman listrik yang terjadi berulang kali pada Rabu (3/1/2018), PT PLN Distribusi Lampung menyebut kondisi kelistrikan di Lampung sudah normal mulai Kamis (4/1/2018).

Plt Deputi Manajer Hukum dan Humas PT PLN Distribusi Lampung Hendri AH menyatakan, saat terjadi gangguan penghantar Bukit Kemuning-Kotabumi kemarin, PLN telah mengerahkan tim untuk melakukan patroli jaringan saluran udara tekanan tinggi (SUTT) sepanjang jalur Blambangan Umpu-Bukit Kemuning dan Kotabumi-Bukit Kemuning.

Baca: Benarkah Pemadaman Listrik Sebabkan Karyawan Pengolah Udang Keracunan Amoniak?

"(Telah) dilakukan langkah tersebut dengan harapan meminimalkan segala potensi gangguan jaringan," katanya, Kamis (4/1/2018).

Saat ditanya apakah masih akan terjadi pemadaman listrik pada Kamis dan Jumat (5/1/2018) di wilayah Lampung, Hendri menjawab diplomastis. Ia menyatakan masih tetap akan ada pemadaman karena pemeliharaan kelistrikan.

Baca: Listrik Padam, Jodie Terpaksa Sarapan di Luar

"Kalau yang pemadaman kemarin (Rabu) itu kan padam karena gangguan, sementara kalau (kalau masih ada daerah) yang (melakukan) pemeliharaan (pemadaman) masih dilakukan," tandasnya.

Sebelumnya, pihak PLN menyatakan, pemadaman listrik yang terjadi sejak Rabu dini hari, siang, dan diperkirakan terjadi blackout (padam menyeluruh) pada Rabu malam akibat indikasi gangguan penghantar di Bukit Kemuning-Kotabumi.

Dampaknya sebanyak 21 gardu induk termasuk area PLN Tanjungkarang mengalami gangguan akibat jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) berkapasitas 150 Kv di Bukit Kemuning-Blambangan Umpu tersambar petir, Rabu sekitar pukul 06.15 WIB. Akibatnya, sebagian besar wilayah Lampung mengalami pemadaman. (*)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved