TribunLampung/

Simak Resolusi Tahun Baru Zuckerberg di 2018

Facebook punya pekerjaan yang harus dibereskan untuk melindungi komunitasnya yang berjumlah lebih dari 2 miliar.

Simak Resolusi Tahun Baru Zuckerberg di 2018
GETTY IMAGES NORTH AMERICA/AFP/Paul Marotta
Mark Zuckerberg memberikan sambutan dalam upacara wisuda ke-366 Universitas Harvard, Kamis (25/5/2017). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tiap tahun baru, CEO Facebook Mark Zuckerberg membuat tantangan bagi dirinya sendiri, semacam resolusi yang ingin ia capai dalam setahun.

Sebelumnya, Zuck pernah membuat resolusi belajar bahasa Mandarin, lalu ada pula resolusi berkeliling Amerika Serikat. Lantas, apa resolusi orang nomor satu di Facebook itu di tahun 2018 ini?

Lewat sebuah posting di akun Facebook pribadinya, Zuckerberg menuliskan bahwa ia ingin "memperbaiki" Facebook, dalam artian menghapus penyalahgunaan, penyebaran berita palsu (hoax) atau kebencian, dan lepas dari campur tangan kepentingan suatu negara.

Menurut Zuckerberg, dunia saat ini sedang dirundung kecemasan dan terpecah belah. Facebook punya pekerjaan yang harus dibereskan untuk melindungi komunitasnya yang berjumlah lebih dari 2 miliar.

Baca: Lima Gaya Busana Presiden Jokowi yang Bikin Heboh, No 5 Disebut Meniru Bos Facebook

"Jika kami berhasil tahun ini, maka kita akan mengakhiri 2018 dengan masa depan yang lebih baik," tulis Zuckerberg, sebagaimana dirangkum KompasTekno, Minggu (7/1/2017).

Baca: Resep Sukses Mark Zuckerberg: Strategi yang Dijamin Gagal Adalah Tidak Mengambil Risiko

Resolusi yang dibuat oleh Zuckerberg berkaitan dengan kondisi yang akhir-akhir ini dihadapi oleh jejaring sosial terbesar di dunia itu. Facebook diduga dijadikan alat untuk menyebarluaskan berita bohong dan menggiring opini publik demi kepentingan penguasa.

Kepada DPR Amerika Serikat, pada akhir 2017 lalu Facebook melaporkan bahwa para penggunanya kemungkinan telah melihat konten yang dibuat dan disebarluaskan oleh mafia Rusia, yang berusaha menggiring opini dalam Pemilu AS 2016.

Bersama dengan Twitter, Facebook juga telah diberi peringatan akan mendapat sanksi jika gagal memberikan semua informasi yang dibutuhkan oleh Parlemen Inggris dalam penyelidikan campur tangan Rusia dalam referendum Uni Eropa. (kompas.com)

Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help