TribunLampung/

Kejar Pertumbuhan Kredit Perumahan, Bank Tabur Promo KPR

Felicia Mathelda Simon, EVP Consumer Credit Business Division BCA bilang tahun ini BCA menargetkan pertumbuhan kredit KPR 10-15%

Kejar Pertumbuhan Kredit Perumahan, Bank Tabur Promo KPR
Perumahan subsidi di Sukabumi 

JAKARTA, TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Beberapa bank BUMN optimistis kredit rumah tapak (KPR) bisa tumbuh dua digit. Hal ini karena bank memandang potensi kredit ini masih cukup besar seiring meningkatnya kelas menengah.

Anggoro Eko Cahyo, Direktur Konsumer BNI menargetkan pertumbuhan KPR bisa dua digit tahun ini. "Dengan beberapa promo suku bunga mulai 6,75% efektif 2 tahun," kata Anggoro kepada Kontan.co.id, Kamis (11/1).

Proyeksi pertumbuhan KPR tahun ini seiring mulai tumbuhnya sektor properti di kota besar dengan adanya proyek pembangunan apartemen dekat stasiun (TOD).

Untuk mencapai target pertumbuhan KPR, BNI menyasar beberapa nasabah utamanya dari generasi milenial.

Handayani, Direktur Konsumer BRI menargetkan pertumbuhan KPR 25% secara yoy. "Ada promo khusus bagi nasabah BRI menyambut Imlek," kata Handayani di hari yang sama.

Beberapa bankir optimistis pertumbuhan kredit properti bisa naik cukup signifikan pada 2018 ini. Salah satu indikatornya adalah pertumbuhan kredit KPR berdasarkan data OJK per Oktober 2017 10,8% secara tahunan.

Rendahnya risiko segmen kredit ini 2,81% membuat beberapa bank berupaya meningkatkan penyaluran kredit di segmen ini.

Beberapa bakir dan analis memproyeksi KPR merupakan salah satu mesin pendorong pertumbuhan kredit industri perbankan tahun ini.

Felicia Mathelda Simon, EVP Consumer Credit Business Division BCA bilang tahun ini BCA menargetkan pertumbuhan kredit KPR 10-15% secara tahunan atau year on year (yoy).

"Ini dilakukan dengan strategi full marketing kepada semua channel, kecepatan dan kemudahan proses," kata Felicia.

Di bisnis kredit KPR ini selain melakukan promo bunga murah, BCA juga menawarkan beberapa solusi lain untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

Budi Satria, Direktur BTN optimistis bisnis KPR tahun ini. "KPR subsidi ditargetkan tumbuh minimal 20% sedangkan KPR nonsubsdii 15%," kata Budi.

Faktor yang paling mempengaruhi pertumbuhan kredit KPR adalah kondisi ekonomi. Untuk mengantisipasi risiko yang ada, BTN akan bekerjasama dengan beberapa developer besar dan lebih selektif dalam mengejar pertumbuhan.(kontan)

Tags
KPR
Editor: muhammadazhim
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help