Paino Kesulitan Dapatkan Beras dari Grosir, Begini Efek yang Dirasa Warga

Harga beras di pasaran di Lampung Utara masih relatif tinggi. Harga ini malah naik terus sejak dua bulan terakhir.

Paino Kesulitan Dapatkan Beras dari Grosir, Begini Efek yang Dirasa Warga

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Harga beras di pasaran di Lampung Utara masih relatif tinggi. Harga ini malah naik terus sejak dua bulan terakhir. Kenaikan mencapai Rp 2.500 hingga Rp 3.000 perkilogram.

Baca: Sekeluarga Tewas Mengenaskan di Dalam Ruko, Siapa Sangka Pelaku Sudah Beri Peringatan Begini

Baca: Bahan Alami Ini Ampuh Hilangkan Karang Gigi yang Membandel, Yuk Coba di Rumah

Masih tingginya harga beras di pasaran ini karena sulitnya para pedagang pengecer mendapatkan beras dari pedagang grosir. "Kami kemarin sudah dapat beras, tapi harganya masih tinggi, yakni sekitar Rp12.000 per kg untuk jenis medium," ujar pedagang beras di Pasar Sentral Kotabumi.

Kondisi sama juga dirasakan Paino (38). Pedagang eceran beras di Kotabumi ini mengaku harga beras yang dijualnya mencapai Rp 12.500 per kg untuk jenis medium. "Sulit mendapatkan beras jenis medium. Adanya hanya jenis terendah yang kini harganya mencapai antara Rp9.500-10.000 per kg," ungkapnya.

Di lapangan harga beras kualitas super masih berkisar di angka Rp12.000 per kilogram. Harga beras jenis ini mengalami kenaikan dari harga semula Rp 10.500 per kilogram. Sementara harga beras medium berkisar Rp10.000 per kilogram dan harga beras kualitas biasa berkisar Rp9.000 per kilogram.

Penulis: anung bayuardi
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help