Ingat Kopi Bola Dunia yang Melegenda? Ternyata Pernah Dilarang Presiden Pakai Nama Ini

"Jangankan kertas kopi, merek kami saja ada yang menirunya. Hanya saja tiruannya dibuat dengan membalikkan logo,"

Ingat Kopi Bola Dunia yang Melegenda? Ternyata Pernah Dilarang Presiden Pakai Nama Ini
Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti
Kopi Bola Dunia Lampung 

Laporan Reporter Tribun Lampung, Jelita Dini Kinanti

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kopi Bola Dunia merupakan kopi bubuk tertua nan legendaris.

Aromanya yang khas membuat kopi ini bertahan hingga sekarang. Kopi ini telah ada sejak 1911 dan diwariskan secara turun temurun hingga generasi keempat.

Awalnya, kopi dijajakan secara keliling oleh generasi pertama, Lee A Piang.

Baca: Hidung Ibu Muda Ini Disuntik Silikon, Habis Rp 3 Juta Sekali Suntik, Hasilnya Malah Begini

Aroma kopi tercium kencang kala memasuki area pabrik Kopi Sinar Baru Cap Bola Dunia di Jalan Ikan Tembakang Sukaraja, Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu,10 Januari 2018.

Drum-drum berukuran besar, memenuhi area pabrik. Drum itu menjadi tempat  menyimpan biji kopi yang telah disangrai. Suasana pabrik terlihat sepi.

Sebab, produksi kopi telah selesai. Sang pemilik pabrik adalah Lucas Sukianto, generasi keempat dari Lee A Piang.

"Kopi Bola Dunia dirintis oleh kakek buyut saya. Usaha ini dimulai di Jalan Ikan Kakap Pesawahan Telukbetung, Bandar Lampung," tutur Lucas membuka cerita kepada Tribun, Rabu (10/1) sore.

"Saat itu, namanya bukan Kopi Sinar Baru Bola Dunia. Melainkan Kopi Njit Sin yang artinya Sinar Baru," tambah dia.

Menurutnya, sang kakek buyut mengambil biji kopi dari petani di Tanggamus, kemudian diolah sendiri menjadi kopi bubuk.

Halaman
1234
Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help