Simak, 11-17 Januari akan Terjadi Sesuatu di Samudra Hindia Barat Laut Lampung

BMKG Maritim memberikan peringatan dini terjadinya gelombang tinggi. Peringatan ini berlaku mulai 11 Januari 2018 pukul 06.06 hingga 17 Januari

Simak, 11-17 Januari akan Terjadi Sesuatu di Samudra Hindia Barat Laut Lampung

Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Kinanti

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - BMKG Maritim memberikan peringatan dini terjadinya gelombang tinggi. Peringatan ini berlaku mulai 11 Januari 2018 pukul 06.06 hingga 17 Januari 2018 pukul 07.00.

Baca: VIDEO: Berpetualang ke Tower Tanjung Tuha, View-nya Luar Biasa

Kepala BMKG Maritim Lampung Sugiyono mengatakan, gelombang tinggi disebabkan adanya daerah konvergensi yang terbentuk di Samudra Hindia Barat Laut Lampung yang memanjang sampai ke sebelah selatan Banten dan pulau Jawa, yang dapat berpotensi terjadi pembentukan awan-awan hujan lebat.

"Kemudian terjadinya angin gradien di Wilayah Indonesia umumnya didominasi dari arah Barat Laut – Timur Laut, dan wilayah Indonesia bagian selatan umumnya dari dari Barat Daya hingga Barat Laut. Suhu muka lautnya antara 26 - 32 °C dengan anomali suhu muka laut berkisar antara -1.0 derajat hingga 1.5 derajat celcius," kata Sugiyono

Baca: Usai Orasi, Belasan Perwakilan Ormas Islam Masuk Kantor Facebook, Apa yang Dibicarakan?

Angin permukaan 10 M wilayah Indonesia sebelah utara equator secara umum arahnya dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan berkisar 4 – 65 km/jam. Sedangkan di selatan equator umumnya dari Barat Daya hingga Barat Laut. Kecepatan angin tertinggi terjadi di Perairan barat Bengkulu –Lampung, Selat Sunda bagian Selatan dan Perairan selatan Jawa Barat–Jawa Tengah

Baca: Pelanggan Daya 1300 Protes Tagihan Naik Dua Kali Lipat

Hujan dengan intensitas sedang–lebat disertai angin kencang. Selat Sunda, Perairan Lampung hingga selatan Banten, Perairan Barat Lampung.
Prospek Tinggi Gelombang adalah 0.5 - 1.25 m (Slight Sea) : Perairan timur Lampung, 1.25 - 2.50 m (Moderate Sea) :

Selat Sunda, Perairan barat Bengkulu hingga Perairan Barat Lampung,
2.50 - 4.0 m (Very Rough Sea) : Selat Sunda bagian selatan, Perairan barat Lampung, Laut Cina Selatan, Samudra Hindia barat Lampung hingga selatan Banten dan Jawa Barat.

Adanya awan gelap (Cumulonimbus) di lokasi tersebut juga dapat menimbulkan angin kencang dan menambah tinggi gelombang. Kondisi tersebut akan berlangsung hingga 7 hari kedepan. Himbauan kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha, Penggua jasa transportasi Laut, Nelayan dan wisata bahari di Wilayah pesisir Lampung untuk lebih hati-hati dan waspada karena saat ini sdh masuk musim hujan dan angin baratan yg cenderung kencang dan berdampak cuaca ekstrem.

Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help