Home »

News

» Jakarta

Terungkap, Kasus Remas Payudara Pejalan Kaki Berulang Kali Terjadi, Pelaku Diyakini Sama

Kasus pelecehan seksual yang menimpa karyawati swasta AF (22) oleh pengendara motor yang meremas payudaranya secara tiba-tiba di Jalan Kuningan Datuk

Terungkap, Kasus Remas Payudara Pejalan Kaki Berulang Kali Terjadi, Pelaku Diyakini Sama
YouTube

Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Putu Kholis Aryana menuturkan pihaknya sudah menurunkan tim inafis Polresta Depok ke lokasi kejadian untuk melakukan cek TKP.

"Kami juga sudah memeriksa dan meminta keterangan korban, serta menganalisa rekaman CCTV," kata Putu.

Berdasarkan hal itu kata dia diketahui nomor polisi motor yang dipakai pelaku serta perawakan pelaku.
"Kami identifikasi pelakunya berdasar semua data itu," kata Putu.

Seperti diketahui, AF (22) perempuan pejalan kaki menjadi korban pelecehan seksual oleh pengendara motor yang meremas payudaranya secara tiba-tiba dari belakang, di Jalan Kuningan Datuk, Kemiri Muka, Beji, Depok, Kamis (11/1/2018) pukul 14.29.

Karyawati salah satu perusahaan transportasi swasta di Jakarta itu mengatakan awalnya mengira pelaku adalah pengemudi ojek online yang ingin menanyakan alamat padanya.

"Sewaktu tiba-tiba motor mendekati saya dari belakang, awalnya saya pikir dia itu ojek onlen yang mau tanya alamat. Ternyata dia melecehkan saya dengan meremas payudara saya dan langsung ngebut," kata AF, Jumat (12/1/2018).

Pelecahan seksual terhadap AF terekam dalam CCTV milik warga. AF lalu meminta rekaman CCTV dari warga dan mengunggahnya di akun facebook miliknya.

Saat kejadian AF mengaku hendak menuju ke Stasiun KA Pondok Cina dengan berjalan kaki, dari rumahnya.

Dalam rekaman CCTV diketahui pelaku mengendarai sepeda motor B 3720 EAG dan mengenakan helm halfface.

"Saya sudah buat laporan polisi. Pelakunya pakai baju Nevada. Saya mau pelaku ditangkap supaya gak ada korban lagi. terus terang ini sangat meresahkan," kata AF, yang mengenakan hijab, Jumat (12/1/2018).

Halaman
1234
Tags
Depok
CCTV
Editor: soni
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help