TribunLampung/

Terungkap, Terpidana Mati Kasus Narkoba dari Lampung Ini Pernah Dua Kali Khatam Alquran

Asmiri (83), ayahanda dari Hendrik Saputra (24), terpidana mati karena kasus narkoba, mengaku anaknya pernah khatam Alquran dua kali.

Terungkap, Terpidana Mati Kasus Narkoba dari Lampung Ini Pernah Dua Kali Khatam Alquran

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Asmiri (83), ayahanda dari Hendrik Saputra (24), terpidana mati karena kasus narkoba, mengaku anaknya pernah khatam Alquran dua kali.

Baca: Urusan Ranjang, Tyas Mirasih Paling Favorit Posisi Ini

Warga Jalan Dr Harun II Gang Klutum I Nomor 12A Kotabaru Tanjungkarang Timur itu menyebutkan, sebelumnya tidak pernah ada firasat di benaknya bila si buah hati  terlibat dan terjerumus di lembah hitam. Karena menurutnya, Hendrik merupakan anak yang soleh dan taat  agama.

Selepas Maghrib, sering kali mengaji bersama kaum ulama. Apalagi si bungsu itu pernah dua kali khatam Alquran, dan menunjukkan kalau anaknya itu memang paham dengan agama.

Baca: Dengan Teknik Penyamaran, Bandit yang Mengaku Kasatreskrim Ini Dibekuk

Meski sangat  terpukul dengan kejadian ini, Asmiri mengaku tetap menghormati proses hukum yang ada di Indonesia.

"Kalau bisa diringankan hukuman anak saya itu, jangan sampai hukuman mati. Dengar kok malah dihukum mati. Sedih juga tidak,  karena ini sudah takdir," kata Asmiri (83)

Dirinya juga mengatakan anaknya ke 15 ini juga dikenal pendiam dan tak neko-neko dilingkungan keluarga. Menurutnya anaknya itu terjebak dan ada yang memanfaatkannya.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help