Ucapan Dua Jambret Ini Sangat Menyentuh Hati Usai Diterjang Pelor Petugas

Dafa (22) satu dari dua pelaku jambret masih menahan rasa sakit akibat kaki kanannya diterjang timah panas oleh tim gabungan Tekab 308

Ucapan Dua Jambret Ini Sangat Menyentuh Hati Usai Diterjang Pelor Petugas

Laporan Reporter Tribun Lampung Muhammad Heriza

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dafa (22) satu dari dua pelaku jambret masih menahan rasa sakit akibat kaki kanannya diterjang timah panas oleh tim gabungan Tekab 308 Polresta Bandar Lampung bersama petugas Polsek Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, seusai beraksi menjambret.

Baca: BERITA FOTO: Mustafa Menjalani Tes Kejiwaan

Warga Kelurahan Garuntang, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, itu mengakui sudah 10 kali  menjambret di wilayah Kota Bandar Lampung.

"Karena enggak ada uang dan tidak punya kerjaan, makanya saya nekat menjembret," kata Dafa saat dihadirkan polisi dalam gelar kasus di Mapolresta

Baca: (VIDEO) Begini Perasaan Asmiri Mengetahui Anaknya Divonis Mati

Dalam setiap beraksi, Dafa mengaku, rata-rata mendapatkan uang Rp 800 ribu, setelah menjual ponsel milik korban, kemudian uangnya dibagi dua bersama temannya.

"Uangnya saya gunakan untuk bermain dan membeli sabu-sabu," ujar Dafa seraya menahan rasa sakit

Di hadapan polisi, Dafa menyatakan kapok setelah kakinya diterjang timah panas dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Hal senada diungkapkan rekannya, Arsyad.

Arsyad mengatakan, baru lima kali beraksi bersama Dafa. Alasan dia menjambret, lantaran penghasilan kerja sebagai buruh serabutan tidak cukup menafkahi ekonomi rumah tangganya.

"Bukan untuk foya-foya, tapi buat nafkahi keluarga," kata dia menyesal

Penulis: Muhammad Heriza
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help