Anaknya Dihukum Mati, Ayah Ungkap Kebiasaan Sang Anak. Bikin Haru

Hendrik Saputra hanya bisa pasrah.Dia mendapat hukuman mati yang dijatuhkan hakim

Anaknya Dihukum Mati, Ayah Ungkap Kebiasaan Sang Anak. Bikin Haru
Asmiri ayahanda Hendrik Saputra 

Menurutnya anaknya itu terjebak dan ada yang memanfaatkannya.

Kronologi

Selain Hendrik, tiga orang rekannya juga divonis hukuman mati gara-gara mengirimkan barang haram ini ke Panti Asuhan Alkhairi Amanah, Jalan Wijaya Kusuma, No 10, Rawa Laut, Pahoman, Bandar Lampung.

Putusan tersebut dibacakan majelis hakim di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (11/1).

Apa yang sebenarnya mereka kirimkan ke panti asuhan hingga harus menghadapi hukuman mati?

Keempat terdakwa yang mendapatkan vonis hukuman mati adalah Hendrik Saputra (24), Haryono (24), Satria Aji Andika (21), dan Ridho Yudiantara (27).

Sedangkan dua terdakwa lainnya mendapatkan hukuman bervariasi.

Terdakwa Agus Purnomo (35) dijatuhi pidana 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar dan terdakwa Rizqi Arijumanto (24) divonis pidana penjara seumur hidup.

Majelis hakim menjatuhkan vonis hukuman mati kepada empat dari enam bandar narkoba yang menjadi terdakwa kasus pengiriman 134 kilogram ganja.

Menurut Syahri, keenam terdakwa terbukti secara bersalah telah melakukan pemufakatan jahat mengedarkan narkoba jenis ganja sebagaimana diatur dalam Pasal 114 Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Menjatuhkan pidana hukuman mati kepada terdakwa Hendrik Saputra, Haryono, Satria Aji Andika, dan Ridho Yudiantara. Pidana seumur hidup kepada terdakwa Rizki Arijumanto dan pidana 20 tahun penjara kepada terdakwa Agus Purnomo dan denda Rp 1 miliar," ujar Syahri.

  
Halaman sebelumnya
Tags
Hukuman Mati
Penyalahgunaan Narkoba
PN Tanjungkarang
Baca Juga
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved