TribunLampung/
Home »

Metro

Nasrianto: Jangan Buat Warga Punic Buying Beras

DPRD meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengontrol kenaikan harga beras pada pasar-pasar yang ada di wilayah setempat.

Nasrianto: Jangan Buat Warga Punic Buying Beras
harga beras naik 

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO  - DPRD meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengontrol kenaikan harga beras pada pasar-pasar yang ada di wilayah setempat.

"Jadi ada berita rencana impor beras ini kan berdampak pada kenaikan harga. Saya dapat laporan warga harga beras medium itu terus naik. Keresahan ini harus dijaga agar tidak dimainkan para spekulan," ujar Nasrianto Effendi, anggota Fraksi PKS, Senin (15/1).

Baca:

BERITA FOTO: irjen Suroso Diarak dan Digotong Menuju Mobil

Detik-detik Runtuhnya Selasar Gedung BEI, Lihat Rekaman Video CCTV-nya, Ngeri Banget!

Dijelaskannya, kenaikan harga beras pada awal tahun sesungguhnya masih dalam ambang batas normal. Cuma kekhawatiran akan stok atau ketersedian, bisa memicu harga beras semakin meningkat. Dan bisa membuat masyarakat panic buying.

"Akhirnya konsumtif dan harga terus melambung. Ini yang dimanfaatkan spekulan untuk memainkan harga. Sebenarnya kalau kita cek, sampai hari ini kan tidak ada warga antre beras. Kecuali beras subsidi ya. Berarti kan sebenarnya aman," terangnya.

Nasrianto mengaku, dari data yang diperoleh harga beras premium rejolele dijual pada kisaran Rp 11.500 per kilogram (kg) dan srikandi Rp 12.500, dari harga sebelumnya yang dilepas pada kisaran Rp 10.000 sampai Rp 11.000 per kg.

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help