Harga Beras Meroket, Pemkab Tubaba Salahkan Bulog

Pemkab Tulangbawang Barat mengusulkan operasi pasar guna menekan melonjaknya harga beras di pasaran.

Harga Beras Meroket, Pemkab Tubaba Salahkan Bulog
Tribunlampung/Anung
beras ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Pemkab Tulangbawang Barat mengusulkan operasi pasar guna menekan melonjaknya harga beras di pasaran.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperidag) Tulangbawang Barat, Helmi Hartopo mengatakan, yang berwenang untuk mengawasi lonjakan harga beras adalah Bulog.

"Yang bertanggung jawab dalam pengawasan melonjaknya harga beras mestinya bulog," terang Helmi, Jumat (19/01).

Baca: Rudi Terpaksa Didor, Razia BNNP di Kereta Ciduk Dua Pelaku Narkoba

Baca: Kasus Penculikan Anak di Lamsel, Nasihat dari Kapolda Lampung Makjleb

Saat ini harga beras di pasaran wilayah Tulangbawang Barat berkisar antata Rp 12 ribu sampai Rp 13 ribu per kilogram.

"Itu pihak bulog yang harus bertanggung jawab melakukan penertiban harga beras," ungkap Helmi.

Helmi mengatakan, pihaknya akan menyurati Bulog untuk menggelar operasi pasar.

"Kami akan koordinasi dengan pihak yang membidangi yaitu Bulog," kata Helmi. (endra

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help