TribunLampung/

Diskes Klaim Tidak Ada Efek Samping ORI Difteri Pertama

Kasi Surveillance dan Imunisasi Diskes Tanggamus Bambang Sutejo mengatakan, biasanya imunisasi membawa dampak.

Diskes Klaim Tidak Ada Efek Samping ORI Difteri Pertama
net
difteri 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Dinas Kesehatan Tanggamus menyatakan, outbreaks response immunization (ORI) tahap pertama pada 24 Januari 2018 lalu tidak menimbulkan efek samping. 

Kasi Surveillance dan Imunisasi Diskes Tanggamus Bambang Sutejo mengatakan, biasanya imunisasi membawa dampak. Sebab, tubuh pasti bereaksi setelah dimasuki vaksin. 

Baca: Catat, ORI Difteri Kedua di Ulu Belu Dijadwalkan 24 Februari

"Untuk efek berat seperti kejang-kejang atau panas tinggi tidak ada laporan. Jadi aman untuk dampaknya," terang Bambang, Kamis, 1 Februari 2018.

Ia mengaku, sebenarnya pihaknya sudah menyiapkan kelompok kerja (pokja) penanganan dampak imunisasi ulang di langkah kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI) yang ditangani dokter anak. 

Baca: 299 Pekon di Tanggamus Terima Dana Desa Rp 334 Miliar

Pelaksanaan ORI difteri di Tanggamus sebagai penanganan kasus kejadian luar biasa (KLB). Sebab di Tanggamus ditemukan satu suspect, tepatnya di Pekon Rejosari, Ulu Belu. (*)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help