Bapol PP Ultimatum Pemilik Kambing Berkeliaran di Jalanan

Selain mengganggu ketertiban umum, keberadaan kambing-kambing itu juga merusak tanaman.

Bapol PP Ultimatum Pemilik Kambing Berkeliaran di Jalanan
tribunlampung/didik
Rapat membahas penanganan kambing liar di kantor Bapol PP Pringsewu, Rabu, 7 Februari 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Badan Polisi Pamong Praja (Bapol PP) Pringsewu mengultimatum warga yang memiliki kambing. Pasalnya, warga mengeluhkan kambing yang berkeliaran di lingkungan permukiman Gadingrejo.

Selain mengganggu ketertiban umum, keberadaan kambing-kambing itu juga merusak tanaman.

Baca: Heboh Roti Isi Belatung, Begini Penjelasan Pihak Perusahaan Penjual Roti

Baca: Astaga Sebelum Cabuli Gadis 15 Tahun, 2 Pelajar SMK Ini Sempat Berfoto Saat Korban Tak Sadarkan Diri

Kepala Bapol PP Pringsewu Edi Sumber Pamungkas mengatakan, peringatan keras itu disampaikan lantaran adanya aduan dari masyarakat Gadingrejo yang masuk ke instansinya. "Keberadaan kambing liar itu meresahkan masyarakat," ujar Edi, Rabu, 7 Februari 2018.

Persoalan kambing berkeliaran, menurut dia, sudah dimuyawarahkan di tingkat desa dan kecamatan. Tapi, tidak ditemukan solusinya karena pemilik kambing tidak pernah hadir.

Atas kondisi tersebut, Kecamatan Gadingrejo menyurati Bapol PP. Edi menegaskan, pihaknya tidak segan mengangkut kambing yang berkeliaran di jalanan dan pasar. (*)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help