Pelarian Pencuri Sapi Berakhir di Penjara

Sapi yang dipelihara oleh Dedi di Kampung Karang Agung, Kecamatan Blambangan Umpu itu diambil pelaku dengan cara merusak pintu kandang.

Pelarian Pencuri Sapi Berakhir di Penjara
istimewa
Hanafi, buron kasus pencurian sapi, terpaksa mendekam di sel Mapolres Way Kanan. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BLAMBANGAN UMPU - Satreskrim Polres Way Kanan membekuk buron kasus pencurian dengan pemberatan. Pelaku bernama Hanafi alias Novi (33), warga Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi melalui Kasat Reskrim AKP Yuda Wiranegara menerangkan, Hanafi buron selama dua tahun lebih.

Pada 18 September 2015 lalu, ia mencuri tiga ekor sapi milik Edi Anarius. Sapi yang dipelihara oleh Dedi di Kampung Karang Agung, Kecamatan Blambangan Umpu itu diambil pelaku dengan cara merusak pintu kandang.

Baca: Diburu Tiga Tahun, Buron Kasus Pembunuhan Ini Tertangkap di Jakarta

Baca: VIDEO: Di PKOR Way Halim Udah Ada Arena Skateboard Lho

Lalu ia membawa kabur ketiga sapi itu. Begitu mendapat kabar dari Dedi, Edi langsung melapor ke Polres Way Kanan

Pelarian pelaku berakhir pada Kamis, 1 Februari 2018. Itu setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di kediamannya.

Anggota Tekab 308 Polres Way Kanan langsung melakukan penangkapan. Namun, pelaku melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. 

”Anggota sempat melakukan tembakan peringatan ke udara. Tetapi, tidak diindahkan oleh pelaku. Petugas tepaksa memberikan tindakan tegas terukur ke arah kaki kanan,” jelas Yuda, Kamis, 8 Februari 2018.

Pelaku akan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (*)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help