Diwarnai Protes, Dade Resmi Nakhodai IMI Lampung

Menanggapi hal tersebut, Sadikin Aksa menegaskan, pihaknya tetap mengakomodasi masukan dari anggota IMI Lampung.

Diwarnai Protes, Dade Resmi Nakhodai IMI Lampung
tribunlampung/noval
Pelantikan Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Lampung di Ballroom Hotel Novotel, Jumat, 9 Februari 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Handitya Narapati SZP resmi dilantik menjadi ketua Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Lampung. Pelantikan pria yang biasa disapa Dade ini dilakukan oleh Ketua Umum PP IMI Sadikin Aksa di Ballroom Hotel Novotel, Jumat, 9 Februari 2018.

Padahal, beberapa jam sebelum pelantikan berlangsung, sejumlah klub yang tergabung sebagai anggota IMI Lampung menilai penyusunan kepengurusan yang baru dilantik tersebut tidak sesuai dengan AD/ART.

Menanggapi hal tersebut, Sadikin Aksa menegaskan, pihaknya tetap mengakomodasi masukan dari anggota IMI Lampung.

Baca: P2JN Jamin Jembatan Rawajitu Ambrol Diperbaiki Besok

Baca: Ini Daerah di Lampung yang Akan Didatangi Ratu Belanda

“Kami dari pusat ini mengakui hanya satu (kepengurusan). Masalah klub itu adalah masalah pengurus provinsi dengan klubnya, dan klub itu adalah klub yang terdaftar di kepengurusannya. Sudah selesai,” kata Sadikin.

”Kami tidak mau membuat ini menjadi polemik berkepanjangan. Buat kami (pusat), provinsi bagaimana menjalankan tugas ini ke depannya. Itu saja,” tandasnya.

Dade menambahkan, ia dan kepengurusan yang baru akan terus melanjutkan program-program sebelumnya. “Ya intinya, yang sudah baik, kami bikin menjadi lebih baik. Itu saja,” ucap Dade.

Sejumlah peserta Musprov IMI Lampung mempertanyakan susunan kepengurusan baru. Mereka menilai susunan kepengurusan tidak sesuai AD/ART.

“Memang kepengurusan sekali ini agak-agak aneh. Kita dulu waktu musyawarah provinsi, mendukung ketua terpilih Dade (Handitya Narapati). Lalu terbentuklah formatur, menyusun kepengurusan. Tapi tiba-tiba berubah tanpa melalui prosedur formatur yang ada. Termasuk yang dilantik hari ini tidak melalui formatur,” kata Pembina Klub Tribal, Rizan Endi, Jumat, 9 Februari 2018.

Menurut dia, Dade memang terpilih dalam musda secara sah. Namun, kepengurusan yang dibentuk diduga tidak sesuai AD/ART IMI.

“Kami mempermasalahkan susunan kepengurusannya. Kalau Dade memang terpilih di musprov. Tetapi, kepengurusan yang dilantik tidak melalui formatur. Yang melalui formatur diabaikan. Sekarang ini teman-teman yang ikut musprov tidak diakomodasi. Hanya tiga orang. Tetapi hari ini mau dilantik ya kami mau ngomong apa? Kami kemarin kirim surat itu menyampaikan penundaan pelantikan,”  pungkasnya. (*)

Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help