TribunLampung/

Tinjau Jalan Rusak Akibat Truk Muatan Berat, Dishub-Satlantas Beri Solusi Begini

Dinas Perhubungan Pringsewu dan Sat Lantas Polres Tanggamus terjun ke lokasi ruas jalan lingkungan yang rusak di Kelurahan Pringsewu Timur.

Tinjau Jalan Rusak Akibat Truk Muatan Berat, Dishub-Satlantas Beri Solusi Begini
Tribunlampung/Didik
Tinjau jalan rusak. 

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan C

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Dinas Perhubungan Pringsewu dan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanggamus terjun ke lokasi ruas jalan lingkungan yang rusak di Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu karena menjadi alternatif kendaran truk muatan pasir, tanah dan batu, Senin (12/2).

Baca: Waspada, BBPOM Temukan Cendol Hingga Kelanting Mengandung Bahan Berbahaya

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Pringsewu Junaidi mengatakan, bahwa survei dalam rangka melihat rekayasa lalu lintas sebagai solusi.

Baca: Modus Baru, Begini Cara Direktur Perusahaan Alirkan Uang Suap ke Bupati Ngada

"Kita lihat dulu, kalau kita pasang rambu perboden kemungkinan akan mencari jalur lain lagi dan berdampak pada kerusakan lagi," ujar Junaidi.

Oleh karena itu lah dia mengharapkan adanya rapat dengan menghadirkan beberapa satuan kerja terkait. Seperti, menurut dia, Dinas Pekerjaan Umum karena persoalan tersebut lebih berkaitan dengan kondisi jalan.

Kepala Unit (Kanit) Pendidikan Masyarakat dan Rekayasa Lalu Lintas Sat Lantas Polres Tanggamu Bripka Yuliansyah Idrus mengatakan bahwa jalur jalan Mawar I-Melati II itu menjadi alternatif kendaraan karena ruas jalan utama rusak.

Seperti di ruas jalan utama Jalan Pelita I-Jalan Melati III Kelurahan Pringsewu Timur mengalami kerusakkan parah. Sedangkan jalan poros lainnya di ruas Jalan Ki Hajar Dewantara Kelurahan Pringsewu Selatan juga rusak.

"Oleh karena itu lah, truk dan kendaraan lainnya mencari alternatif ke jalan tersebut (Jalan Mawar I-Jalan Melati II)," tukasnya.

Akibatnya ruas jalan yang tidak memenuhi standar truk muatan itu pun rusak. Yuliyansah mengatakan bahwa seharusnya yang menjadi solusi adalah meningkatkan kualitas jalan. Yakni dengan memperbaiki ruas jalan poros supaya kendaraan muatan berat tidak mencari alternatif jalan dengan melalui jalan yang bukan kelasnya.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help