TribunLampung/

70 Persen Lebih Warga Pringsewu Tak Laporkan SPT Pajak

Makanya akan kita dorong lagi dengan terus melakukan sosialisasi, siapa tahu mungkin belum dapat tagihannya.

70 Persen Lebih Warga Pringsewu Tak Laporkan SPT Pajak
Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu terima SPT pajak 

PRINGSEWU, TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sebanyak 22,8 persen atau 6.400 dari 28.000 wajib pajak Kabupaten Pringsewu yang baru menyampaikan SPT pajak atau sebanyak 77,2 persen wajib pajak belum lapor SPT.

Jumlah itu yang terdata 2017 kemarin.

Data tersebut sebagaimana yang diungkap Kepala Seksi Waskon IV KPP Pratama Natar Indah Safitri dalam sosialisasi edukasi perpajakan untuk pengisian SPT Tahunan melalui e-filling di lingkungan Bumi Jejama Secancanan.

"Sebanyak 28.000 wajib pajak Pringsewu yang sampaikan (SPT) 6.400 wajib pajak," ujarnya, Selasa (13/2) di Aula STKIP Muhamadiyah Pringsewu.

Menanggapi itu, Bupati Pringsewu Sujadi mengajak Wakil Bupati Fauzi melakukan terobosan.

Menurut dia, kalau hanya sejumlah 6.400 itu hanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melapor SPT pajak.

Oleh karena itu, dia mengharapkan target perpajakan diperluas sampai ke pekon-pekon. Serta meningkatkan dengan banyak inovasi.

"Makanya akan kita dorong lagi dengan terus melakukan sosialisasi, siapa tahu mungkin belum dapat tagihannya," ujar Sujadi.

Apa lagi, tambah dia, pakai e-filling akan semakin cepat. Wakil Bupati Pringsewu Fauzi mengatakan, bahwa peningkatan laporan tersebut perlu dilakukan.

Oleh karena itu lah, dia mengatakan akan melakukan pendekatan untuk mencoba supaya wajib pajak tergerak untuk melaporkan.

Sebab, kata dia, kalau hanya 6.400 wajib pajak yang melapor itu nilainya sangat kecil. Itu pun, lanjut dia, hanya sebatas PNS saja dan tidak termasuk kepala pekon segala macamnya.

Dia mengatakan, meskipun sistim perpajakan ini berdasar kesadaran sendiri, pemerintah daerah akan gencar menginformasikan.

Baik itu melalui surat atau pun melalui papan imbauan, supaya wajib pajak mempunyai kesadaran melaporkan.

Dia menambahkan bahwa upaya tersebut untuk membantu personil perpajakan yang jumlahnya terbatas.

Atas keterbatasan itu lah sehingga pemerintahah daerah akan membantu sosialisasi ke masyarakat di wilayah Kabupaten Pringsewu.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help