TribunLampung/

Begini Trik Berbisnis Umi Pipik, Perbaiki Amal Agama di Dalam Rumah Jauhi Mudharat

Menggeluti bisnis dari rumah kini tengah dijalani oleh dua wanita cantik yaitu Umi Pipik Dian Irawati dan Indadari Mindrayanti.

Begini Trik Berbisnis Umi Pipik, Perbaiki Amal Agama di Dalam Rumah Jauhi Mudharat
Umi Pipik Dian Irawati (tengah) dan Indadari (kanan) berbagi tips Sukses Membangun Bisnis dari Rumah dalam Seminar Interaktif Enterpreneur Bersama Medina di Graha Bintang Universitas Malahayati, Rabu (14/2). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Menggeluti bisnis dari rumah kini tengah dijalani oleh dua wanita cantik yaitu Umi Pipik Dian Irawati dan Indadari Mindrayanti. Keduanya kini sukses dengan beberapa cabang usaha baik di bidang fashion, kosmetik, kuliner hingga properti namun tetap tidak meninggalkan peran sebagai ibu di rumah.

Dijelaskan oleh Umi Pipik, pada dasarnya semua perempuan bisa menjalankan bisnis dari rumah untuk membantu ekonomi keluarga. Tentunya, hal pertama yang harus dipertimbangkan adalah bisnis yang akan dijalankan harus jauh dari mudhorot.

Baca: (VIDEO) Long Weekend, Lembah Hijau Manjakan Pengunjung dengan Bom Bom Car

"Yang harus dibangun adalah pondasi di dalam rumah terlebih dahulu. Jadi kalau mau mulai bisnis dari rumah, perbaiki amal agama di dalam rumah terlebih dahulu dan apa yang akan kita lakukan itu harus jauh dari mudhorot," jelasnya saat Seminar Interaktif Enterpreneur Bersama Medina dengan tema Sukses Membangun Bisnis dari Rumah di Graha Bintang Universitas Malahayati, Rabu (14/2).

Umi Pipik menambahkan, dalam memilih usaha, sebaiknya disesuaikan dengan hobi dan kesenangan masing - masing. Apalagi dengan adanya media sosial seperti saat ini dimana promosi menjadi semakin mudah.

Baca: Usai Bercerai dengan Anggota DPR, Artis Mirip Inces Ini Pamer Perhiasan Pemberian Pacar Baru

"Sekarang jamannya mudah banget ada media sosial. Misalnya hobi masak, masak saja beberapa menu dan iseng posting lalu diberi tulisan yang mau pesan silahkan. Ini bisa dilakukan sambil kita melihat respon (pasar)," kata dia.

Selanjutnya, dalam berbisnis sebenarnya tidak harus dimulai dengan modal yang besar. Hindarilah memubadzirkan modal dengan stock barang yang berlebih. Solusinya, bisa menggunakan sistem pre-order (PO) sehingga barang yang disediakan sesuai kebutuhan dan perputaran uang pun semakin cepat.

"Dulu waktu mengawali usaha fashion pun awalnya lebih ke baju koko, makanya terkenal Koko Uje. Itu dari beliau dakwah saya yang desain bajunya, saya jahit sendiri. Kemudian dipakai dan banyak yang tanya ini beli dimana. Akhirnya kita tawarkan PO ya, yang pesan 10 kita buat 10, buatnya sedikit dan akhirnya berebut. Uang DP PO itu yang dijadikan modal, jadi nggak mubadzir," paparnya.

Lain halnya dengan trik yang diberikan oleh Indadari yang juga merupakan Komisaris Indah Sejahtera Land. Ia mengatakan, dalam berbisnis haruslah tahu ilmu dan proses bisnis itu sendiri. Pada intinya, bekerja atau berbisnis adalah jalan untuk mendapatkan pahala, sehingga harus diperhatikan bahwa bisnis yang dijalankan tidak melanggar syariat.

"Harus tahu dulu jangan sampai bisnis ini mengganggu ibadah. Saat ini kebetulan memang ada beberapa bisnis, senangnya karena saya adalah ibu, maka kerjanya banyak di rumah, mengurus banyak hal dari rumah sehingga anak pun tidak keteteran," jelas Indadari.

Sama halnya dengan saran Umi Pipik, untuk memulai bisnis, paling tidak bisnis tersebut adalah hal yang disukai dan kita paham betul prosesnya.

"Kalau terkendala modal, bisa misalnya pakai Jastip (Jasa Titip), jualkan barang punya teman atau lainnya, pinter - pinter kita aja. Kita tunjukkan bahwa kita bisa melakukan ini dan yakin (saat berbisnis) itu bahwa saya ingin menjemput rezeki dengan cara yang baik cara yang halal," pungkasnya. (ana)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help