Suku Bunga Acuan Bertahan di Angka 4,25%, BI Waspadai Pengaruh Amerika Serikat

Risiko tersebut adalah dari sisi eksternal, yakni peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global.

Suku Bunga Acuan Bertahan di Angka 4,25%, BI Waspadai Pengaruh Amerika Serikat
kompas.com
Konferensi Pers seusai rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Kamis (15/2/2018). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate pada posisi 4,25 persen. Kebijakan ini berlaku efektif sejak 19 Februari 2018.

Baca: Mirip-mirip di Indonesia, Gelandangan di Swedia Tertangkap Bawa Uang Rp 10 Miliar

Baca: Albothyl untuk Organ Intim Wanita Bukan Sariawan, Begini Kata PT Pharos

Baca: Ini Alasan Mengapa BPOM Larang Obati Sariawan Pakai Albothyl

"Rapat Dewan Gubernur BI pada tanggal 14 dan 15 Februari memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate tetap sebesar 4,25 persen," kata Gubernur BI Agus DW Martowardojo dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Selain itu, bank sentral juga memutuskan untuk mempertahankan suku bunga deposit facility rate sebesar 3,5 persen.

Demikian juga suku bunga lending facility diputuskan tetap 5 persen.

Agus mengungkapkan, kebijakan tersebut konsisten dengan upaya menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan serta turut mendukung pemulihan ekonomi domestik.

BI pun memandang pelonggaran kebijakan moneter yang telah ditempuh sebelumnya telah memadai.

Agus menuturkan, BI memandang terjaganya stabilitas perekonomian merupakan landasan terciptanya pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.

Halaman
123
Editor: nashrullah
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help