5 Fakta Bupati Lampung Tengah Mustafa, Sosok Kece hingga Ditangkap KPK

Bupati Lampung Tengah Mustafa adalah salah satu sosok politisi mumpuni di Lampung yang sedang mengikuti ajang Pilgub Lampung.

Penulis: Heribertus Sulis | Editor: Heribertus Sulis
tribunlampung/perdi
Calon gubernur Lampung Mustafa (kedua kanan) menggelar konferensi pers di Rumah Kece Mustafa-Aja, Jalan HOS Cokroaminoto, Bandar Lampung, Kamis 15 Februari 2018. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Lampung Tengah. Sebanyak 19 orang ditangkap dalam operasi tersebut.

Awalnya, tim KPK menangkap seorang pengusaha di sebuah restoran di Lampung Tengah pada Rabu 14 Februari pukul 14.00 WIB.

Setalah itu, penangkapan beruntun dilakukan KPK terhadap SNW (PNS), S (Sekwan DPRD) dan R, ADK (Swasta), N (Swasta/Kontraktor), JNS (Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalia Sinaga).

Berikutnya, Tim KPK mengamankan 5 orang yaitu TR (Kadis Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman), AAN (PNS), ADR (Kabid PUPR Kabupaten Lamteng), I (Staf PU), dan K (PNS).

Pada hari berikutnya, Kamis 15 Febaruari pukul 17.00 WIB, KPK mengamankan ajudan Bupati Lampung Tengah.

Menyusul tak lama kemudian, KPK mengamankan Bupati Lampung Tengah Mustafa.

Bupati Lampung Tengah Mustafa adalah salah satu sosok politisi mumpuni di Lampung yang sedang mengikuti ajang Pilgub Lampung 2018.

Berikut adalah fakta-fakta tentang Mustafa.

Baca: Kronologi OTT KPK di Lampung Tengah, 19 Orang Ditangkap: Bupati hingga Pimpinan DPRD

Baca: OTT KPK di Lampung Tengah, Pimpinan DPRD Natalis Sinaga dan Kepala Dinas Jadi Tersangka

Mustafa naik gajah menuju kantor KPU Lampung di Jalan Gajah Mada, Senin 8 Januari 2018
Mustafa naik gajah menuju kantor KPU Lampung di Jalan Gajah Mada, Senin 8 Januari 2018 (Tribunlampung.co.id/Perdiansyah)

1. Bupati Ronda

Jauh sebelum ajang Pilgub Lampung resmi bergulir, Mustafa dikenal sebagai Bupati Ronda.

Dalam programnya, Mustafa gencar menyosialisasikan program ronda kepada masyarakat.

Mustafa kerap berkeliling daerah, terutama di Lampung Tengah, pada malam hari untuk memantau dan mengunjungi pos-pos ronda.

Karena kegiatannya itulah, Mustafa kemudian mendapat julukan Bupati Ronda.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved