Pilbup Tanggamus

Ini 11 Fakta Menarik 2 Paslon yang Maju di Pilbup Tanggamus, Nomor 9 Tak Disangka

KPU telah menetapkan dua pasangan, yakni Dewi Handajani-AM Syafii dengan nomor pasangan 1, lalu Samsul Hadi-Nuzul Irsan dengan nomor pasangan 2.

Ini 11 Fakta Menarik 2 Paslon yang Maju di Pilbup Tanggamus, Nomor 9 Tak Disangka
Tribunlampung/Tri
2 paslon pilbup tanggamus 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Kabupaten Tanggamus sudah memasuki tahapan pilkada, dan KPU telah menetapkan dua pasangan, yakni Dewi Handajani-AM Syafii dengan nomor pasangan 1, lalu Samsul Hadi-Nuzul Irsan dengan nomor pasangan 2.

Baca: Yuk Mulai Sekarang Konsumsi Dada Ayam, Bisa untuk Mencegah Kanker Lho

Sebagai peserta pilkada tentu keduanya miliki perbedaan namun yang pasti banyak keterkaitan satu dengan lainnya.

Baca: Pesinetron atau Penyanyi yang Ikut Pesta Narkoba?, Ini Jawaban Roro Fitria

Berikut fakta-fakta seputar Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus

1. Dekat dengan Bambang Kurniawan.

Semua calon dekat dengan mantan Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan. Kedekatan pertama sudah pasti Dewi Handajani yang merupakan istri Bambang Kurniawan.

Kemudian Samsul Hadi, yang pernah mendampingi Bambang Kurniawan saat menjabat Wakil Bupati Tanggamus dan Bambang jadi Bupati Tanggamus periode 2013-2018.

Lantas Nuzul Irsan pernah menjadi ketua tim pemenangan Bambang-Samsul saat pilkada Tanggamus 2012 lalu. Nuzul sukses menangkan Bambang-Samsul lawan lima pasangan calon lain saat itu.

Sedangkan AM Syafii, lebih pada kedekatan personal. Sebab dirinya bisa masuk jadi kader bahkan anggota DPRD dari partai PDIP sejak 2014. Sebelumnya Syafii adalah kader dan anggota dewan dari Golkar. Tentunya itu berkat keputusan Bambang yang pernah jabat Ketua DPC PDIP Tanggamus.

2. Kader PDIP Tanggamus.
Dewi Handajani, AM Syafii dan Nuzul Irsan tergabung dalam PDIP dan anggota DPC PDIP Tanggamus. Meski Nuzul Irsan sudah dipecat namun ada proses gugatan dan kini masih berjalan, maka secara hukum masih anggota PDIP.

Sedangkan hubungan Samsul Hadi dengan PDIP karena dirinya pernah diusung PDIP saat jadi Wakil Bupati Tanggamus 2013-2018 bersama Bambang Kurniawan.

Selain itu Samsul juga Ketua Baitul Muslimin Indonesia (BMI) Tanggamus yang merupakan organisasi sayap dari PDIP.

3. Anggota DPRD Tanggamus Fraksi PDIP.
AM Syafii dan Nuzul Irsan sama-sama anggota DPRD Tanggamus. Keduanya dari fraksi PDIP masa bakti 2014-2019. Dan kini mereka sudah mengajukan pengunduran diri agar bisa memenuhi syarat maju pilkada.

4. Peraih suara tertinggi pileg 2014.
Nuzul Irsan dan AM Syafii secara berurutan peraih suara terbanyak hasil pileg 2014 di antara 43 anggota DPRD Tanggamus lainnya. Nuzul dari daerah pemilihan I, dan AM Syafii dari Dapil III.

5. Sama-sama politikus.
AM Syafii dan Nuzul Irsan sama-sama politikus. Keduanya memang kader PDIP namun sebelum 2014 keduanya pernah jadi kader dan anggota DPRD Tanggamus dari partai berbeda. AM Syafii dari Golkar, dan Nuzul Irsan dulunya Partai Bintang Reformasi (PBR).

6. Latarbelakang ASN.
Samsul Hadi berlatar belakang aparatur sipil negara (ASN) di naungan Dinas Pendidikan, dan sudah pensiun. Sedangkan Dewi Handajani dulunya juga ASN di Bappeda Tanggamus namun sudah mundur karena jadi pengurus DPC PDIP Tanggamus.

7. Sama-sama anggota ormas Nahdatul Ulama (NU).
Di NU cabang Tanggamus nama Samsul Hadi dan AM Syafii tidak asing, bahkan keduanya termasuk tokoh. Samsul pernah menjabat Ketua NU Tanggamus, dan Syafii pernah jadi Sekretaris NU pada era 2012.

8. Kasus gratifikasi APBD 2016 Tanggamus. Nuzul Irsan salah satu pelapor Bambang Kurniawan ke KPK atas kasus gratifikasi pengesahan APBD 2016 Tanggamus. Hingga akhirnya Bambang divonis dua tahun, lalu dilantiklah Samsul Hadi jadi Bupati Tanggamus dari sebelumnya Wakil Bupati Tanggamus.

9. Perpecahan suatu tim
Antara Dewi Handajani, Samsul Hadi, Nuzul Irsan bahkan AM Syafii mulanya adalah satu tim yang dikomandoi Bambang Kurniawan. Namun sejak kasus gratifikasi di antara mereka benar-benar pecah, dan kini jadi rival dalam pilkada.

10. Head to head
Pertarungan di antara mereka terbagi Dewi Handajani-AM Syafii, dengan Samsul Hadi-Nuzul Irsan. Sedangkan pihak atau kelompok lain hanya sebagai koalisi dan mendukung mereka.

11. Selisih kursi parlemen tipis
Samsul Hadi-Nuzul Irsan didukung 23 kursi parlemen. Pasangan berjargon Sam-Ni ini didukung PPP dengan empat kursi, Hanura (tiga), PKB (dua), Gerindra (empat), Demokrat (lima), Golkar (lima).

Pasangan Dewi Handajani-AM Syafii yang berjargon DeSa didukung 22 kursi parlemen yang didapat dari PDIP 11 kursi parlemen, PKS (tiga), NasDem (tiga), dan PAN (lima). (tri yulianto)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved