PILKADA TANGGAMUS 2018

50 Persen PPK Tanggamus Dilantik Lewat PAW

PAW dilakukan karena tahapan pilgub dan pilbup beririsan dengan tahapan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019.

50 Persen PPK Tanggamus Dilantik Lewat PAW
tribun lampung/tri
Pelantikan PPK oleh KPU Tanggamus, Selasa, 6 Maret 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Tanggamus melantik 49 panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang bertugas dalam Pilkada Tanggamus dan Pilgub Lampung.

Sebanyak 49 anggota PPK itu dilantik melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW). Mereka menggantikan anggota PPK yang memilih jadi PPK pileg dan melepaskan diri jadi anggota PPK pilkada dan pilgub.

Menurut Ketua KPU Tanggamus Otto Yuri Saputra, PAW dilakukan karena tahapan pilgub dan pilbup beririsan dengan tahapan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019. 

Baca: Diduga Selingkuhi Istri Bawahan, Perwira Polsek Kalirejo Digerebek di Rumah Dinasnya

Baca: VIDEO: Ratusan Hektare Sawah yang Terendam Banjir Baru Berusia 1 Bulan

"Pergantian antarwaktu ini cukup banyak. Karena dari 100 anggota PPK se-Tanggamus, 49 anggota PAW. Berarti hampir 50 persen," ujar Otto, Selasa, 6 Maret 2018.

Ia berpesan kepada anggota PPK yang baru agar bisa beradaptasi dan berkoordinasi dengan rekan PPK yang memang sudah ada di kecamatan untuk tahapan kerja penyelenggaraan pilgub dan pilbup. 

"Sama-sama melakukan suatu konsolidasi. Sebab, proses pergantian ini pada saat titik krusial masa pemilihan yaitu saat proses pemutakhiran data pemilih yang sedang berlangsung," terang Otto. 

Dia berharap kegiatan itu tidak terganggu sebab daftar pemilih menjadi landasan suksesnya pemilihan atau pesta demokrasi yang akan dilaksanakan. Dan ini juga tugas berat bagi anggota PPK. 

"Sama-sama menjaga soliditas sesama rekan di kecamatan. Yang terpenting, bisa membangun sinergi atau soliditas dengan PPS dan KPPS karena pilgub dan pilbup akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018. (*)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help