Fakta-fakta Penangkapan Hacker di Surabaya oleh FBI, Pelaku Berstatus Mahasiswa

Fakta-fakta Penangkapan Hacker di Surabaya oleh FBI, Pelaku Berstatus Mahasiswa

Fakta-fakta Penangkapan Hacker di Surabaya oleh FBI, Pelaku Berstatus Mahasiswa
linkedin.com
Hacker mencuri data 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SURABAYA - Dua pria asal Surabaya dikabarkan ditangkap Biro Investigasi Federal Amerika Serikat ( FBI) dan Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya.

Keduanya adalah hacker yang diduga meretas ratusan sistem elektronik baik di dalam maupun luar negeri.

Kedua pelaku masing-masing KPS, warga Kecamatan Sawahan, dan NA, warga Kecamatan Gubeng, ditangkap di rumahnya pada Minggu (11/3/2018) lalu.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera membenarkan penangkapan dua warga Surabaya, Jawa Timur, dua hari lalu itu.

"Betul ada penangkapan, FBI bareng Polda Metro Jaya," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (13/3/2018).

Berikut ini fakta-fakta yang terungkap dalam penangkapan tersebut.

Baca: Ini Tanggapan Eko Patrio Soal Sindiran Deddy Corbuzier Untuk Artis dan Acara Alay

1. Mereka mampu meretas 3.000 sistem elektronik dan 600 website yang berada di 44 negara  dan menamai diri Surabaya Black Hat (SBH).

2. Pelaku memulai aksinya di tahun 2017. Dalam selama satu tahun, mereka mampu mengantongi keuntungan hingga Rp 200 juta.

3. Apabila situs korban sudah diretas, para pelaku meminta uang secara bervariasi. Kebanyakan uang tebusan itu dipatok berkisar dari Rp 15 juta hingga Rp 25 juta persatu website.

Halaman
12
Tags
hacker
FBI
Penulis: taryono
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved