Ingin Investasi Emas dengan Modal Rp 52 Ribu? Begini Caranya

Diharapkan setelah ini masyarakat tidak salah memilih investasi untuk persiapan kebutuhan jangka panjang.

Ingin Investasi Emas dengan Modal Rp 52 Ribu? Begini Caranya
tribun lampung/ana puspitasari
Pegadaian Area Lampung menggelar Seminar Kemilau Emas Bersama Aidil Akbar, Selasa, 13 Maret 2018, di Pearl Ballroom Sheraton Hotel Lampung. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspitasari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan investasi yang baik dan menguntungkan, Pegadaian Area Lampung menggelar Seminar Kemilau Emas Bersama Aidil Akbar, Selasa, 13 Maret 2018. Bertempat di Pearl Ballroom Sheraton Hotel Lampung, acara ini diikuti oleh 150 peserta.

Deputi Bisnis Pegadaian Area Lampung Firdaus Wadjdi mengatakan, melalui seminar ini pihaknya ingin mengedukasi ke masyarakat tentang investasi yang memberikan kemanfaatan yang lebih besar, dalam hal ini emas.

Diharapkan setelah ini masyarakat tidak salah memilih investasi untuk persiapan kebutuhan jangka panjang.

"Investasi sendiri bisa dalam bentuk properti, emas, deposito, reksadana dan lainnya. Untuk investasi emas sendiri ada banyak kelebihan yaitu liquid, anti-inflasi, mudah dibawa ke mana-mana karena barangnya kecil tapi nilainya besar, dan lebih privasi," jelasnya di sela-sela acara.

Memfasilitasi masyarakat yang akan berinvestasi emas, lanjut Firdaus, Pegadaian memiliki produk Logam Mulia dimana nasabah memiliki dua pilihan yakni membeli logam mulia (beli fisik) atau menabung emas dengan nominal yang terjangkau dan proses yang mudah.

Baca: Ditinggal Manasik Haji, Emas 300 Gram Milik Calhaj Ini Raib

Baca: VIDEO: Begini Sanksi bagi Wajib Pajak Telat Bayar SPT PPh

Sebagai gambaran, menabung emas (Tabungan Emas Pegadaian) bisa dilakukan dengan hanya Rp 52 ribu masyarakat sudah bisa memiliki rekening tabungan emas.

Menabung bisa dilakukan kapan saja dengan minimal setoran 0,01 gram emas atau sekitar Rp 6 ribu saja. Apabila pada saat tertentu nasabah ingin menarik tabungan, ada dua opsi. Pertama, dalam bentuk logam mulia dan kedua tunai.

Halaman
12
Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help