Warga Keluhkan Banyak Nyamuk di Tenda Pengungsian: Anak-anak Nangis Nggak Bisa Tidur

Lokasi tempat pengungsian yang berada ditanggul banyak ditumbuhi belukar dan kondisi tanah yang lembab karena hujan mengundang banyaknya nyamuk.

Warga Keluhkan Banyak Nyamuk di Tenda Pengungsian: Anak-anak Nangis Nggak Bisa Tidur
Tribunlampung/Dedi
Warga Keluhkan Banyak Nyamuk di Tenda Pengungsian 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMSEL – Tidur ditenda pengungsi, membuat warga dusun Umbul Besar desa Bandar Agung kecamatan Sragi Lampung Selatan harus merasakan dinginnya angin malam. Tidak hanya itu. Warga pun harus merasakan banyaknya nyamuk.

Lokasi tempat pengungsian yang berada ditanggul banyak ditumbuhi belukar dan kondisi tanah yang lembab karena hujan mengundang banyaknya nyamuk. Apalagi beberapa tenda pengungsian, juga dekat dengan kandang ternak sementara yang juga dibuat warga untuk hewan ternaknya.

Baca: Belang Hingga Berminyak, Ini 5 Seleb Bollywood yang Pernah Tampil dengan Makeup Berantakan

Menurut Sukmawati, justru yang sangat dikhawatirkan kondisi yang ada ditenda pengungsian akan dapat mempengaruhi kesehatan anak-anak. Terutama yang masih balita.

Baca: VIDEO - Jalan Alternatif Menuju Dusun Umbul Besar Sragi Penuh Lumpur

“Anak-anak nangis, karena banyak nyamuk kalau malam. Membuat mereka tidak bisa tidur,” ujarnya, selasa (13/3).

Ia menambahkan, selain tenda yang berada dialam terbuka. Sarana tempat tidur yang hanya beralaskan terpal dan ambal (silumat tebal) serta kasur tipis membuat anak-anak kurang nyaman tidur ditenda pengungsian.

“Anak-anak sering minta pulang ke rumah. Tapi luapan banjir masih terus meninggi. Kita khawatir kalau tindur di rumah,” kata dia.(dedi/tribunlampung)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help